Israel Serang Qatar, PM Al Thani: Akan Ada Respons Kolektif Negara-negara Teluk!

Kamis, 11 September 2025 - 08:38 WIB
loading...
A A A
Serangan itu merupakan bagian dari gelombang serangan Israel yang lebih luas yang melampaui batas-batas langsungnya, dan menandai negara keenam yang diserang hanya dalam 72 jam dan ketujuh sejak awal tahun ini. Pada hari Rabu, Israel menewaskan 35 orang dalam serangan di Yaman.

Pemimpin kelompok Hizbullah Lebanon, Naim Kassem, mengatakan pada hari Rabu bahwa serangan Israel terhadap Qatar merupakan peringatan bagi negara-negara Teluk yang kaya minyak bahwa mereka tidak akan luput di masa depan jika kelompok-kelompok bersenjata di kawasan tersebut dikalahkan Israel.

"Kami berada di pihak Qatar yang menjadi sasaran agresi dan kami juga mendukung perlawanan Palestina," kata Kassem. Dia menambahkan bahwa serangan Israel merupakan bagian dari upayanya untuk menciptakan "Israel Raya" di sebagian besar wilayah Timur Tengah.

Konsep "Israel Raya" yang didukung oleh kaum ultranasionalis Israel dipahami merujuk pada visi ekspansionis yang mengklaim wilayah Tepi Barat yang diduduki, Gaza, sebagian Lebanon, Suriah, Mesir, dan Yordania.

Israel telah dituduh melakukan genosida di Gaza oleh berbagai kelompok hak asasi manusia, tetapi hal itu tidak menghentikan kampanye pengeboman brutalnya.

Pada hari Rabu, serangan Israel di Gaza menewaskan sedikitnya 72 orang, sehingga jumlah total warga Palestina yang tewas sejak Oktober 2023 menjadi lebih dari 64.656. Israel telah mengintensifkan serangannya untuk merebut Kota Gaza—rumah bagi lebih dari satu juta warga Palestina.

PM Al Thani juga mengatakan bahwa serangan Israel terhadap Qatar bertujuan untuk merusak "peluang perdamaian" di Gaza.

"Segala sesuatu tentang pertemuan itu sudah sangat diketahui oleh Israel dan Amerika. Itu bukan sesuatu yang kami sembunyikan," ujarnya mengenai kehadiran para pejabat Hamas di Qatar.

"Saya pikir apa yang dilakukan [Perdana Menteri Israel Benjamin] Netanyahu kemarin—dia telah membunuh harapan bagi para sandera [Israel] itu," katanya tentang 20 sandera yang diyakini masih hidup di Gaza.

Namun, Netanyahu tampak tenang dengan kritik dari para pemimpin dunia, termasuk Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Kebakaran Hutan Dahsyat...
Kebakaran Hutan Dahsyat Menyebar di Prancis, Lebih dari 10.000 Orang Dievakuasi
6 Calon Sekjen PBB Debat,...
6 Calon Sekjen PBB Debat, Paparkan Atasi Konflik Global di Masa Depan
Rekomendasi
Beli Samsung Galaxy...
Beli Samsung Galaxy Foldable 8 Lebih Hemat! Nikmati Promo Spesial Kartu Kredit BRI
IBEM Jadi Marketplace...
IBEM Jadi Marketplace Perdana Industri MICE, Pertemukan 200 Buyers dan 200 Sellers
Mengapa Al-Quran Tidak...
Mengapa Al-Qur'an Tidak Menyebut Dajjal? Ini Penjelasan dan Hikmah di Baliknya
Berita Terkini
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
Infografis
4 Negara Arab yang Siap...
4 Negara Arab yang Siap Bantu Qatar Balas Serangan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved