Bagaimana Israel Melakukan Serangan ke Qatar?

Kamis, 11 September 2025 - 05:05 WIB
loading...
A A A
Pesawat tempur serang jarak jauh yang dimodifikasi untuk Angkatan Udara Israel. "Ra'am," atau Thunder, dapat membawa muatan berat dan memberikan perlindungan udara. Para analis yakin Ra'am mungkin telah menemani Adir selama serangan Qatar untuk melindungi mereka dari intersepsi.

Sinyal radar F-35 yang rendah membuat deteksi menjadi sulit, terutama saat meluncurkan rudal jarak jauh dari jarak ratusan kilometer. Para ahli mengatakan profil siluman ini kemungkinan memungkinkan jet-jet tempur tersebut melintasi wilayah udara regional tanpa terdeteksi.

"Rudal-rudal itu akan berfungsi dari jarak yang aman," ujar Prof. Hashim kepada ABC, menambahkan bahwa intelijen darat kemungkinan mengarahkan senjata-senjata itu ke sasarannya. Ia menekankan bahwa kecil kemungkinan jet-jet tempur itu berada tepat di atas Doha — serangan presisi itu bisa saja diluncurkan dari jauh.

3. Pesawat Terbang Sejauh 2.250 Km

Untuk mencapai Doha dari pangkalan Nevatim Israel, pesawat serang tersebut akan menempuh jarak sekitar 2.250 km. Desain siluman F-35 membuatnya sangat sulit dilacak oleh radar konvensional.

Serangan itu terjadi hanya 30 km dari Pangkalan Udara Al Udeid, markas terdepan Komando Pusat AS dan instalasi militer Amerika terbesar di Timur Tengah. Pangkalan tersebut dilindungi oleh baterai rudal Patriot yang dipasok AS.

Namun, seperti yang dijelaskan Hashim kepada ABC, rudal Patriot dirancang untuk mencegat rudal balistik atau jelajah, bukan jenis amunisi jarak jauh presisi yang dibawa oleh F-35 Israel. Saat senjata-senjata itu mengudara, tambahnya, "sudah terlambat" untuk respons defensif apa pun.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Militer Israel Akhiri...
Militer Israel Akhiri Misi Brigade Givati di Lebanon Selatan setelah 8 Bulan
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
Israel Ternyata Coba...
Israel Ternyata Coba Habisi 2 Negosiator Utama Iran, Ini yang Dilakukan AS
Iran Peringatkan AS...
Iran Peringatkan AS dan Israel Jangan Serang Prosesi Pemakaman Khamenei!
Mojtaba Disebut Tak...
Mojtaba Disebut Tak Akan Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei, Ini Alasannya
Islam Melarang Pembalseman,...
Islam Melarang Pembalseman, Bagaimana Iran Mangawetkan Jenazah Khamenei sejak Februari?
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Aksi Nekat Melamar di...
Aksi Nekat Melamar di Puncak Gedung Empire State, Pasangan Rusia Ditangkap
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Eropa, Warga Prancis Berebut AC Murah hingga Rusuh
Rekomendasi
Dinilai Tak Sesuai Budaya...
Dinilai Tak Sesuai Budaya Sunda, MUI Sesalkan Lagu 'Lalaki Langit' karya Bupati Purwakarta
Transisi Energi, Prabowo...
Transisi Energi, Prabowo Akan Luncurkan BBM B50 pada 9 Juli 2026
Sucofindo Dukung Inisiatif...
Sucofindo Dukung Inisiatif ABPEDNAS melalui Program Srikandi Jaga Desa
Berita Terkini
10 Juta Rakyat Iran...
10 Juta Rakyat Iran Hadiri Pemakaman Khamenei, Bendera Merah Dikibarkan
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
5 Alasan Pemakaman Ayatollah...
5 Alasan Pemakaman Ayatollah Khamenei Ditunda 4 Bulan, Memperkuat Persatuan dan Revolusioner Iran
Lebih dari 5.000 Sekolah...
Lebih dari 5.000 Sekolah Buka Pintu bagi Para Peziarah Pemakaman Khamenei
Serangan Balasan Rusia...
Serangan Balasan Rusia ke Ukraina Sangat Mematikan, Ini 4 Alasannya
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved