7 Negara Tanpa Hari Kemerdekaan, dari Inggris hingga Arab Saudi

Selasa, 09 September 2025 - 12:15 WIB
loading...
A A A
Hari itu, 2 Desember, diperingati sebagai Hari Persatuan, bukan Hari Kemerdekaan, karena peristiwa tersebut menandai lahirnya sebuah negara baru, alih-alih kebebasan dari penjajahan.

5. Arab Saudi

Arab Saudi juga tidak memiliki Hari Kemerdekaan. Negara ini merayakan Hari Nasional setiap tanggal 23 September untuk menghormati penyatuan kerajaan pada tahun 1932 di bawah Raja Abdulaziz Ibn Saud. Hari ini menandai konsolidasi kekuasaan, bukan kemerdekaan dari penjajahan asing.

6. Nepal

Tidak seperti negara-negara tetangganya di Asia Selatan, Nepal tidak pernah secara resmi dijajah oleh Kerajaan Inggris. Meskipun menandatangani perjanjian dan kehilangan wilayah, Nepal tetap mempertahankan kedaulatannya.

Karena itu, Nepal tidak merayakan kemerdekaan. Sebaliknya, Nepal memperingati hari-hari seperti Hari Demokrasi Nasional, yang memperingati perubahan politik di dalam negeri.

7. Jepang

Jepang juga menghindari penjajahan dan mempertahankan kemerdekaan sepanjang sejarahnya, kecuali pendudukan pasca-Perang Dunia II oleh Pasukan Sekutu.

Negara ini merayakan Hari Pendirian Nasional pada tanggal 11 Februari, sebuah hari libur yang mencerminkan kebanggaan terhadap asal usul bangsa, bukan kemerdekaan dari negara lain.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Tragis! Pesawat Bawa...
Tragis! Pesawat Bawa Penerjun Payung Jatuh, 12 Orang Tewas
Rekomendasi
Meta Akui Kesalahan...
Meta Akui Kesalahan dalam Restrukturisasi AI
Tak Banyak yang Tahu,...
Tak Banyak yang Tahu, Ini 7 Larangan di Bulan Muharram
Telusuri Aset Tersangka...
Telusuri Aset Tersangka Kasus Kuota Haji, KPK Periksa Pengelola Apartemen
Berita Terkini
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
4 Keuntungan Besar Iran...
4 Keuntungan Besar Iran dalam Perjanjian Damai dengan AS, dari Kompensasi hingga Program Nuklir
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Infografis
7 Wilayah AS yang Diperoleh...
7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved