500 Warga Korea Selatan Ditahan dalam Penggerebekan Besar-besaran ICE di AS

Sabtu, 06 September 2025 - 15:18 WIB
loading...
A A A
Dan, setahu saya, kami memiliki banyak imigran ilegal, beberapa di antaranya bukan orang-orang baik, tetapi kami memiliki banyak imigran ilegal yang bekerja di sana."

"[Para pekerja] ini adalah orang-orang yang datang bersama Biden. Mereka datang secara ilegal."

Sekitar 475 orang yang berada di negara itu secara ilegal atau bekerja secara ilegal ditahan dalam operasi tersebut, kata pejabat imigrasi.

Mereka ditahan di fasilitas Imigrasi dan Bea Cukai AS (ICE) di Folkston, Georgia, hingga badan tersebut memutuskan ke mana mereka akan dipindahkan selanjutnya.

Baca Juga: 10 Negara Bebas Konflik di Dunia, Ada 2 Tetangga Indonesia

Dari mereka yang ditahan, 300 orang dilaporkan adalah warga negara Korea.

Dalam sebuah pernyataan, Hyundai Motor Company mengatakan pihaknya "memantau situasi dengan cermat dan berupaya memahami keadaan spesifiknya".

"Sampai hari ini, pemahaman kami adalah tidak satu pun dari mereka yang ditahan merupakan karyawan langsung Hyundai," katanya.

Produksi kendaraan listrik Hyundai di lokasi yang luas tersebut tidak terpengaruh, Reuters melaporkan. Mitranya dalam usaha patungan baterai, LG Energy Solutions Korea Selatan, telah menghentikan pekerjaan konstruksi di lokasi tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Harga Emas Bangkit usai...
Harga Emas Bangkit usai Trump Sebut Selat Hormuz Dibuka Pekan Ini
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Tak Hanya Elon Musk,...
Tak Hanya Elon Musk, Kekayaan Pangeran Saudi Ikut Melonjak Berkat IPO SpaceX
Rekomendasi
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
Harga Minyak Dunia Anjlok,...
Harga Minyak Dunia Anjlok, Kapan Pertamax Ikut Turun?
KPK Periksa Mantan Stafsus...
KPK Periksa Mantan Stafsus Menag Gus Yaqut terkait Kasus Kuota Haji
Berita Terkini
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Kapal Tanker Ketiga...
Kapal Tanker Ketiga Pembawa Minyak Iran Keluar dari Garis Blokade AS
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Infografis
Mobil Tabrak Kerumunan...
Mobil Tabrak Kerumunan Orang di AS, 10 Warga Tewas dan 30 Terluka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved