500 Warga Korea Selatan Ditahan dalam Penggerebekan Besar-besaran ICE di AS

Sabtu, 06 September 2025 - 15:18 WIB
loading...
500 Warga Korea Selatan...
Lebih dari 500 warga Korea Selatan ditahan dalam penggerebakan besar-besaran ICE di AS. Foto/X/@ATFAtlanta
A A A
WASHINGTON - Hampir 500 orang telah ditangkap di sebuah pabrik Hyundai di negara bagian Georgia, AS, oleh otoritas imigrasi dalam penggerebekan tempat kerja terbesar selama masa jabatan kedua Presiden Donald Trump . Mayoritas dari mereka yang ditahan di lokasi seluas 3.000 hektar, yang dibangun oleh perusahaan Korea untuk memproduksi kendaraan listrik dan telah beroperasi selama setahun, adalah warga negara Korea.

Korea Selatan menyatakan "keprihatinan dan penyesalan" atas operasi tersebut dan mendesak pemerintah AS untuk menghormati hak-hak warganya.

Departemen Keamanan Dalam Negeri mengatakan kepada BBC bahwa para agen mengeksekusi surat perintah penggeledahan karena tuduhan "praktik ketenagakerjaan yang melanggar hukum dan kejahatan federal serius lainnya".

"Ini bukan operasi imigrasi di mana agen memasuki lokasi, mengumpulkan orang-orang, dan menempatkan mereka di bus," ujar Steve Schrank, agen khusus yang bertanggung jawab atas Investigasi Keamanan Dalam Negeri di Atlanta, dalam konferensi pers pada hari Jumat.

"Ini merupakan investigasi kriminal selama beberapa bulan di mana kami telah mengembangkan bukti, melakukan wawancara, mengumpulkan dokumen, dan menyajikan bukti tersebut... untuk mendapatkan surat perintah penggeledahan," tambah Schrank.

Ia mengatakan ini adalah "operasi penegakan hukum tunggal terbesar dalam sejarah investigasi keamanan dalam negeri".

Penggerebekan ini berpotensi meningkatkan ketegangan antara dua prioritas utama Presiden Donald Trump - membangun manufaktur di AS dan menindak imigrasi ilegal. Hal ini juga dapat menekan hubungan negara dengan sekutu utamanya.

Presiden Trump mengatakan di Ruang Oval pada hari Jumat: "Mereka adalah imigran ilegal dan ICE hanya menjalankan tugasnya."

Ditanya oleh seorang reporter tentang reaksi dari Seoul, ia berkata: "Ya, kami ingin bekerja sama dengan negara-negara lain, dan kami ingin memiliki tenaga kerja yang hebat dan stabil.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pejabat Israel Geram...
Pejabat Israel Geram atas Kesepakatan AS-Iran: 'Trump Telah Khianati Kami!'
2 Helikopter Tabrakan...
2 Helikopter Tabrakan di Rio de Janeiro Tewaskan 6 Orang, Termasuk Penyanyi Oliver Tree
Anggota Kongres AS:...
Anggota Kongres AS: Kesepakatan dengan Iran Adalah Kekalahan Trump dan Amerika!
Ini Poin-poin Penting...
Ini Poin-poin Penting Kesepakatan AS-Iran, Diteken di Jenewa Jumat Mendatang
AS dan Iran Capai Kesepakatan,...
AS dan Iran Capai Kesepakatan, Perang Berakhir
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Eks Presiden Korsel...
Eks Presiden Korsel Divonis 30 Tahun Penjara Terkait Operasi Drone ke Korut
10.000 Lebih Jenazah...
10.000 Lebih Jenazah Warga Gaza Masih Terkubur di Reruntuhan, Terancam Tak Bisa Diidentifikasi
Rekomendasi
Jumhur Dorong Penanaman...
Jumhur Dorong Penanaman Bambu untuk Serap Emisi dan Tingkatkan Penghasilan Warga
Rumah Anisa Rahma 80...
Rumah Anisa Rahma 80 Persen Terbakar, Ruang Berisi 3.500 Al-Quran Tetap Utuh
Elon Musk Jadi Kuadriliuner...
Elon Musk Jadi Kuadriliuner Pertama di Dunia, Seberapa Banyak Uangnya?
Berita Terkini
Pejabat Israel Geram...
Pejabat Israel Geram atas Kesepakatan AS-Iran: 'Trump Telah Khianati Kami!'
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
2 Helikopter Tabrakan...
2 Helikopter Tabrakan di Rio de Janeiro Tewaskan 6 Orang, Termasuk Penyanyi Oliver Tree
Anggota Kongres AS:...
Anggota Kongres AS: Kesepakatan dengan Iran Adalah Kekalahan Trump dan Amerika!
Ini Poin-poin Penting...
Ini Poin-poin Penting Kesepakatan AS-Iran, Diteken di Jenewa Jumat Mendatang
AS dan Iran Capai Kesepakatan,...
AS dan Iran Capai Kesepakatan, Perang Berakhir
Infografis
Polisi AS Memburu Makhluk...
Polisi AS Memburu Makhluk Besar Berbulu di Dalam Hutan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved