Menlu AS Marco Rubio: Tidak Akan Ada Negara Palestina

Jum'at, 05 September 2025 - 10:26 WIB
loading...
Menlu AS Marco Rubio:...
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio sebut tidak akan ada Negara Palestina. Foto/The Economist
A A A
QUITO - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Marco Rubio mengatakan Israel akan memberikan respons seperti pencaplokan Tepi Barat jika Prancis dan negara lainnya nekat mengakui Negara Palestina. Menurut Rubio, jika langkah itu dilanjutkan, tidak akan ada yang namanya Negara Palestina.

Komentar diplomat top Washington itu disampaikan pada hari Kamis selama kunjungannya di Quito, Ekuador.

"Kami memberi tahu semua negara ini jika mereka melakukan pengakuan ini, semuanya palsu, tidak nyata," kata Rubio.

"Akan ada tanggapan dari Israel, kalian akan mempersulit tercapainya gencatan senjata," ujarnya, seperti dikutip Middle East Eye, Jumat (5/9/2025).

Baca Juga: Israel Tolak Kunjungan Macron Gara-gara Prancis Hendak Akui Negara Palestina

Dia melanjutkan, fokusnya seharusnya pada penghapusan Hamas, alih-alih mengakui Negara Palestina.

"Meskipun demikian, kami tidak menyukai penderitaan kemanusiaan. Kami telah menawarkan banyak bantuan, menyediakan banyak bantuan, dan siap memberikan bantuan sekarang dan ketika perang berakhir, bersama dengan negara-negara lain di seluruh dunia," paparnya.

Rubio mengatakan aneksasi atau pencaplokan Tepi Barat oleh Israel belum menjadi kesepakatan yang tuntas. "Itu adalah sesuatu yang sedang dibahas di antara beberapa elemen politik Israel," ujarnya.

"Aneksasi itu sepenuhnya dapat diprediksi, dan kami memberi tahu semua negara ini bahwa jika mereka melanjutkan hal ini, tidak akan ada Negara Palestina," imbuh Rubio.

Sekadar diketahui, Prancis, Kanada, dan sejumlah negara lainnya memutuskan akan mengakui Negara Palestina dalam Sidang Umum PBB bulan ini di New York.

Keputusan itu membuat Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu marah. Dia menolak permintaan Presiden Prancis Emmanuel Macron untuk mengunjungi Israel.

Netanyahu bersikeras bahwa Macron harus terlebih dahulu menarik niatnya untuk mengakui Negara Palestina jika ingin mengunjungi Israel.

Menurut saluran berbahasa Ibrani; Kan, Netanyahu menyampaikan pesan yang jelas kepada Macron: "Tarik keputusan Anda untuk mengakui Negara Palestina–baru Anda boleh datang."

Namun, Presiden Prancis menolak untuk mundur dari keputusannya. Seorang pejabat Israel, yang dikutip Kan, mengatakan: "Kami tidak akan membiarkannya bermain di kedua sisi."

Mantan anggota Parlemen Prancis Meyer Habib mengatakan kepada stasiun televisi Israel bahwa Macron telah mengirim pesan kepada Netanyahu yang menyatakan keinginannya untuk berkunjung, tetapi tanggapannya negatif.

"Dalam situasi saat ini, ini bukan waktu yang tepat," ujarnya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
AS Klaim Tembak Jatuh...
AS Klaim Tembak Jatuh Banyak Drone Iran
Trump Cari Jalan Keluar...
Trump Cari Jalan Keluar Secepatnya untuk Hindari Dampak Politik dan Ekonomi Perang Iran
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Eks Presiden Korsel...
Eks Presiden Korsel Divonis 30 Tahun Penjara Terkait Operasi Drone ke Korut
Tegas! Erdogan: Israel...
Tegas! Erdogan: Israel Ancaman bagi Turki dan Dunia
Rekomendasi
Brasil vs Maroko: Peluang...
Brasil vs Maroko: Peluang Selecao Kalahkan Singa Atlas Capai 58,6 Persen
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Brasil vs Maroko: Misi...
Brasil vs Maroko: Misi Selecao Akhiri Dahaga Gelar Dimulai
Berita Terkini
10 Negara dengan Rudal...
10 Negara dengan Rudal Balistik Terkuat di Dunia, Juaranya Bukan AS
Pentagon Mengungkap...
Pentagon Mengungkap Kumpulan Data UFO Baru, Apakah Banyak Kejutan?
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved