Menlu AS Marco Rubio: Tidak Akan Ada Negara Palestina
Jum'at, 05 September 2025 - 10:26 WIB
loading...
A
A
A
"Meskipun demikian, kami tidak menyukai penderitaan kemanusiaan. Kami telah menawarkan banyak bantuan, menyediakan banyak bantuan, dan siap memberikan bantuan sekarang dan ketika perang berakhir, bersama dengan negara-negara lain di seluruh dunia," paparnya.
Rubio mengatakan aneksasi atau pencaplokan Tepi Barat oleh Israel belum menjadi kesepakatan yang tuntas. "Itu adalah sesuatu yang sedang dibahas di antara beberapa elemen politik Israel," ujarnya.
"Aneksasi itu sepenuhnya dapat diprediksi, dan kami memberi tahu semua negara ini bahwa jika mereka melanjutkan hal ini, tidak akan ada Negara Palestina," imbuh Rubio.
Sekadar diketahui, Prancis, Kanada, dan sejumlah negara lainnya memutuskan akan mengakui Negara Palestina dalam Sidang Umum PBB bulan ini di New York.
Keputusan itu membuat Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu marah. Dia menolak permintaan Presiden Prancis Emmanuel Macron untuk mengunjungi Israel.
Netanyahu bersikeras bahwa Macron harus terlebih dahulu menarik niatnya untuk mengakui Negara Palestina jika ingin mengunjungi Israel.
Rubio mengatakan aneksasi atau pencaplokan Tepi Barat oleh Israel belum menjadi kesepakatan yang tuntas. "Itu adalah sesuatu yang sedang dibahas di antara beberapa elemen politik Israel," ujarnya.
"Aneksasi itu sepenuhnya dapat diprediksi, dan kami memberi tahu semua negara ini bahwa jika mereka melanjutkan hal ini, tidak akan ada Negara Palestina," imbuh Rubio.
Sekadar diketahui, Prancis, Kanada, dan sejumlah negara lainnya memutuskan akan mengakui Negara Palestina dalam Sidang Umum PBB bulan ini di New York.
Keputusan itu membuat Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu marah. Dia menolak permintaan Presiden Prancis Emmanuel Macron untuk mengunjungi Israel.
Netanyahu bersikeras bahwa Macron harus terlebih dahulu menarik niatnya untuk mengakui Negara Palestina jika ingin mengunjungi Israel.
Lihat Juga :