Apa Itu Satelit Ofek 19 yang Mata-matai Musuh Israel Nonstop?
Kamis, 04 September 2025 - 10:05 WIB
loading...
A
A
A
Katz menyebut peluncuran ini sebagai momen kebanggaan nasional yang luar biasa, dengan mengatakan bahwa Ofek-19 mewakili lapisan kekuatan Israel lainnya, bahkan di lingkaran ketiga, dan mencerminkan kemampuan canggih Kementerian Pertahanan, IDF, dan IAI. "Israel terus melesat, memimpin, dan memastikan keamanan kami dengan bangga dan kuat," imbuh dia.
Baram mengatakan Ofek-19 akan berfungsi sebagai pengganda kekuatan yang signifikan bagi lembaga pertahanan.
"Perang modern juga terjadi di luar angkasa dan bahwa Israel berencana untuk menginvestasikan miliaran shekel selama dekade berikutnya untuk membangun konstelasi satelit," katanya.
Levy menekankan kemampuan pencitraan radar siang dan malam satelit tersebut. "Hal ini lebih penting saat ini, terutama setelah Operasi Rising Lion, yang menyoroti bahwa kemampuan observasi canggih di wilayah kami sangat penting untuk mencapai superioritas udara dan darat," ujarnya, merujuk pada perang singkat antara Israel dan Iran pada bulan Juni.
Sebelumnya, Levy mengatakan kepada Channel 13 bahwa satelit tersebut akan memberi Israel penglihatan penting di luar angkasa dan menjelaskan bahwa satelit tersebut dapat memotret objek dengan diameter kurang dari 50 sentimeter, baik siang maupun malam.
Proyek ini dikembangkan oleh IAI, dengan kontribusi dari Grup Sistem, Rudal, dan Antariksa, Grup ELTA, dan Divisi MLM IAI. Mesin roket diproduksi bekerja sama dengan Tomer Ltd dan Rafael Advanced Defense Systems.
Peluncuran ini merupakan bagian dari program berkelanjutan yang dipimpin oleh Direktorat Penelitian dan Pengembangan Pertahanan Kementerian Pertahanan, bekerja sama dengan IDF, termasuk Unit 9900 Direktorat Intelijen dan Angkatan Udara Israel.
Ofek-19 merupakan kelanjutan dari Ofek-13, yang diluncurkan pada Maret 2023, melanjutkan upaya Israel untuk mempertahankan kemampuan observasi berbasis antariksa yang canggih, imbuh Kementerian Pertahanan Israel.
Baram mengatakan Ofek-19 akan berfungsi sebagai pengganda kekuatan yang signifikan bagi lembaga pertahanan.
"Perang modern juga terjadi di luar angkasa dan bahwa Israel berencana untuk menginvestasikan miliaran shekel selama dekade berikutnya untuk membangun konstelasi satelit," katanya.
Levy menekankan kemampuan pencitraan radar siang dan malam satelit tersebut. "Hal ini lebih penting saat ini, terutama setelah Operasi Rising Lion, yang menyoroti bahwa kemampuan observasi canggih di wilayah kami sangat penting untuk mencapai superioritas udara dan darat," ujarnya, merujuk pada perang singkat antara Israel dan Iran pada bulan Juni.
Sebelumnya, Levy mengatakan kepada Channel 13 bahwa satelit tersebut akan memberi Israel penglihatan penting di luar angkasa dan menjelaskan bahwa satelit tersebut dapat memotret objek dengan diameter kurang dari 50 sentimeter, baik siang maupun malam.
Proyek ini dikembangkan oleh IAI, dengan kontribusi dari Grup Sistem, Rudal, dan Antariksa, Grup ELTA, dan Divisi MLM IAI. Mesin roket diproduksi bekerja sama dengan Tomer Ltd dan Rafael Advanced Defense Systems.
Peluncuran ini merupakan bagian dari program berkelanjutan yang dipimpin oleh Direktorat Penelitian dan Pengembangan Pertahanan Kementerian Pertahanan, bekerja sama dengan IDF, termasuk Unit 9900 Direktorat Intelijen dan Angkatan Udara Israel.
Ofek-19 merupakan kelanjutan dari Ofek-13, yang diluncurkan pada Maret 2023, melanjutkan upaya Israel untuk mempertahankan kemampuan observasi berbasis antariksa yang canggih, imbuh Kementerian Pertahanan Israel.
(mas)
Lihat Juga :