Apa Itu Satelit Ofek 19 yang Mata-matai Musuh Israel Nonstop?
Kamis, 04 September 2025 - 10:05 WIB
loading...
A
A
A
Dalam video yang diunggah daring, terdengar orang-orang yang lewat bertanya-tanya apa sebenarnya peluncuran roket tersebut.
Selama dua tahun terakhir, di tengah perang Gaza yang sedang berlangsung, kelompok-kelompok milisi yang didukung Iran di seluruh wilayah tersebut telah menembakkan ratusan rudal balistik dan roket ke Israel, yang merepotkan sistem pertahanan udara Zionis.
Kementerian Pertahanan mengatakan sebuah peluncur "Shavit" meluncurkan satelit tersebut ke luar angkasa, di mana ia memasuki orbit yang direncanakan.
Ofek-19 adalah satelit observasi radar apertur sintetis dengan kemampuan canggih, yang dirancang untuk menyediakan pencitraan resolusi tinggi untuk keperluan intelijen dan pengawasan.
Para teknisi dari Departemen Antariksa Kementerian Pertahanan dan Divisi Antariksa IAI melanjutkan serangkaian pemeriksaan yang telah direncanakan sebelumnya sebelum satelit tersebut beroperasi penuh dalam waktu dekat.
Tanggung jawab pengoperasiannya kemudian akan dialihkan kepada Unit 9900 IDF, yang berspesialisasi dalam VISINT atau intelijen visual.
Peluncuran satelit ini dihadiri oleh Katz, Presiden Isaac Herzog, Direktur Jenderal Kementerian Pertahanan Amir Baram, Kepala Penelitian dan Pengembangan Pertahanan di Kementerian Pertahanan Danny Gold, dan CEO IAI Boaz Levy.
Herzog memuji peluncuran ini sebagai bukti inovasi Israel. “Kita bukan hanya Negara Start-Up, kita adalah Negara Antariksa. Israel harus berada di luar angkasa—di sanalah masa depan umat manusia berada, dan Israel memiliki kapabilitas strategis terpenting. Ini adalah bukti lain bahwa kita adalah bangsa yang unik dan luar biasa—tidak ada negara seperti Israel," paparnya.
Selama dua tahun terakhir, di tengah perang Gaza yang sedang berlangsung, kelompok-kelompok milisi yang didukung Iran di seluruh wilayah tersebut telah menembakkan ratusan rudal balistik dan roket ke Israel, yang merepotkan sistem pertahanan udara Zionis.
Kementerian Pertahanan mengatakan sebuah peluncur "Shavit" meluncurkan satelit tersebut ke luar angkasa, di mana ia memasuki orbit yang direncanakan.
Ofek-19 adalah satelit observasi radar apertur sintetis dengan kemampuan canggih, yang dirancang untuk menyediakan pencitraan resolusi tinggi untuk keperluan intelijen dan pengawasan.
Para teknisi dari Departemen Antariksa Kementerian Pertahanan dan Divisi Antariksa IAI melanjutkan serangkaian pemeriksaan yang telah direncanakan sebelumnya sebelum satelit tersebut beroperasi penuh dalam waktu dekat.
Tanggung jawab pengoperasiannya kemudian akan dialihkan kepada Unit 9900 IDF, yang berspesialisasi dalam VISINT atau intelijen visual.
Peluncuran satelit ini dihadiri oleh Katz, Presiden Isaac Herzog, Direktur Jenderal Kementerian Pertahanan Amir Baram, Kepala Penelitian dan Pengembangan Pertahanan di Kementerian Pertahanan Danny Gold, dan CEO IAI Boaz Levy.
Herzog memuji peluncuran ini sebagai bukti inovasi Israel. “Kita bukan hanya Negara Start-Up, kita adalah Negara Antariksa. Israel harus berada di luar angkasa—di sanalah masa depan umat manusia berada, dan Israel memiliki kapabilitas strategis terpenting. Ini adalah bukti lain bahwa kita adalah bangsa yang unik dan luar biasa—tidak ada negara seperti Israel," paparnya.
Lihat Juga :