Israel Mulai Mobilisasi 40.000 Tentara Cadangan untuk Menginvasi Gaza
Rabu, 03 September 2025 - 16:30 WIB
loading...
A
A
A
"Saya rasa saya tidak melakukan apa pun yang benar-benar memberikan tekanan signifikan agar Hamas membebaskan para sandera," kata seorang prajurit cadangan tempur yang tidak disebutkan namanya kepada Reuters.
Israel melancarkan operasi terbaru di Kota Gaza bulan lalu, yang menargetkan pusat komando Hamas, tempat penyimpanan senjata, dan jaringan terowongan yang tertanam di wilayah sipil.
Lebih dari 1.000 bangunan telah dihancurkan, yang menyebabkan ratusan orang terjebak di bawah reruntuhan dan ribuan orang kehilangan tempat tinggal, menurut otoritas Palestina.
Israel menyatakan bahwa operasi tersebut diperlukan untuk keamanan nasional, dan tujuannya adalah untuk menghancurkan infrastruktur Hamas.
Konflik dimulai pada 7 Oktober 2023, setelah kelompok militan tersebut memimpin serangan di Israel selatan yang menewaskan sekitar 1.200 orang dan menyandera 250 orang. Sekitar 50 orang masih ditawan. Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan lebih dari 62.000 orang telah tewas dan sekitar 156.000 orang terluka dalam serangan Israel sejak saat itu.
Israel melancarkan operasi terbaru di Kota Gaza bulan lalu, yang menargetkan pusat komando Hamas, tempat penyimpanan senjata, dan jaringan terowongan yang tertanam di wilayah sipil.
Lebih dari 1.000 bangunan telah dihancurkan, yang menyebabkan ratusan orang terjebak di bawah reruntuhan dan ribuan orang kehilangan tempat tinggal, menurut otoritas Palestina.
Israel menyatakan bahwa operasi tersebut diperlukan untuk keamanan nasional, dan tujuannya adalah untuk menghancurkan infrastruktur Hamas.
Konflik dimulai pada 7 Oktober 2023, setelah kelompok militan tersebut memimpin serangan di Israel selatan yang menewaskan sekitar 1.200 orang dan menyandera 250 orang. Sekitar 50 orang masih ditawan. Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan lebih dari 62.000 orang telah tewas dan sekitar 156.000 orang terluka dalam serangan Israel sejak saat itu.
(ahm)
Lihat Juga :