Trump Ditinggal Aliansinya, Putin dan Xi Jinping Jadi Pemimpin Global Alternatif

Senin, 01 September 2025 - 21:50 WIB
loading...
A A A
Visi Xi menentang apa yang dianggap Beijing sebagai fondasi tatanan dunia yang dipimpin AS, menentang aliansi seperti NATO – yang menurutnya ada untuk menegakkan sistem berbasis aturan Barat – dan mempertanyakan konsep hak asasi manusia universal, sembari berupaya membentuk kembali kekuasaan di Perserikatan Bangsa-Bangsa dan badan-badan lain yang dianggapnya didominasi secara tidak adil oleh Barat.

Tanpa menyebut Amerika Serikat secara langsung, Xi berjanji untuk menentang "hegemonisme", "mentalitas Perang Dingin", dan "praktik perundungan" – frasa yang sering digunakan Beijing untuk mengkritik Washington.

Ketika Trump membuat negara-negara khawatir dengan perang dagang globalnya, penarikan diri dari organisasi internasional, pemotongan bantuan asing, dan ancaman di media sosial, Beijing memandang AS sebagai pihak yang merusak tatanan internasional yang telah dibangunnya – dan melihat peluang untuk meningkatkan visinya sendiri sebagai alternatif.

“Kita harus mengadvokasi multipolar dunia yang setara dan tertib, serta globalisasi ekonomi yang inklusif dan bermanfaat secara universal, dan menjadikan sistem tata kelola global lebih adil dan setara,” kata Xi dalam sambutan pembukaannya.

Senada dengan pernyataan Xi, Putin mengatakan SCO telah meletakkan dasar bagi "sistem baru" keamanan di Eurasia, memposisikannya sebagai alternatif bagi aliansi yang dipimpin Barat yang telah lama ditentangnya.

Sistem baru ini "akan menggantikan model Eurosentris dan Euro-Atlantik yang sudah ketinggalan zaman, mempertimbangkan kepentingan negara-negara seluas mungkin, benar-benar seimbang, dan tidak akan membiarkan upaya beberapa negara untuk menjamin keamanan mereka sendiri dengan mengorbankan negara lain," kata Putin.

KTT ini merupakan ajang untuk menunjukkan hubungan yang lebih erat antara China dan Rusia, serta persahabatan yang telah terjalin selama bertahun-tahun oleh kedua pemimpin otokratis mereka.

Hubungan pribadi yang mendalam antara kedua pria ini terlihat jelas pada Minggu malam, ketika Xi dan istrinya, Peng Liyuan, menyelenggarakan jamuan selamat datang bagi para pemimpin yang hadir.

Rekaman yang dirilis oleh kantor berita pemerintah Rusia, RIA, menunjukkan Xi dan Putin memberi isyarat penuh semangat dan tersenyum saat mereka berbincang di acara tersebut, menunjukkan sisi berbeda dari pemimpin Tiongkok yang biasanya pendiam – dan sikapnya yang hangat dan santai terhadap rekan sejawatnya dari Rusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Piala Dunia 2026: Saat...
Piala Dunia 2026: Saat Sepak Bola Jadi Mesin Uang FIFA
Laporan SIPRI: India...
Laporan SIPRI: India untuk Pertama Kalinya Kerahkan Senjata Berhulu Ledak Nuklir
Ditolak AS, Omar Artan...
Ditolak AS, Omar Artan Wasit Piala Dunia asal Somalia Disambut bak Pahlawan di Negaranya
Rekomendasi
Desain Elegan Minimalis...
Desain Elegan Minimalis ASUS ROG Zephyrus G16 GU606 Nyaman untuk Kerja dan Gaming
Bolehkah Puasa pada...
Bolehkah Puasa pada 1 Muharram? Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya
Demo Kenaikan Harga...
Demo Kenaikan Harga Pertamax, Aktivis 98: Ada Pergeseran Orientasi Mahasiswa
Berita Terkini
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved