Trump Ditinggal Aliansinya, Putin dan Xi Jinping Jadi Pemimpin Global Alternatif

Senin, 01 September 2025 - 21:50 WIB
loading...
A A A
Menentang tekanan Barat untuk mengakhiri serangannya di Ukraina.

Minggu lalu, pasukan Moskow melancarkan serangan udara terbesar kedua mereka hingga saat ini di Ukraina.

Pada hari Senin, Putin menggunakan pidatonya di KTT SCO untuk menegaskan kembali poin-poin pembicaraannya tentang perang di Ukraina, dengan mengatakan bahwa krisis tersebut "tidak muncul sebagai akibat dari agresi Rusia terhadap Ukraina, melainkan sebagai konsekuensi dari kudeta di Ukraina, yang didukung dan diprovokasi oleh Barat."

Moskow melancarkan invasi skala penuh ke Ukraina pada Februari 2022, setelah pasukan Rusia sebelumnya merebut Krimea dan sebagian besar wilayah Ukraina timur.

Pemimpin Rusia memuji upaya Tiongkok dan India dalam memfasilitasi penyelesaian krisis, dan menggambarkan "kesepahaman" yang dicapai dengan Trump pada pertemuan Alaska sebagai "pembukaan jalan menuju perdamaian di Ukraina."

"Selama pertemuan bilateral yang dijadwalkan hari ini dan besok, tentu saja saya akan memberi tahu rekan-rekan saya secara lebih rinci dan menyeluruh tentang hasil negosiasi di Alaska," kata Putin, seraya menambahkan bahwa ia telah memberi tahu Xi "secara rinci" saat makan siang pada hari Minggu.

Para pengamat mengatakan bahwa pemimpin Rusia akan memanfaatkan pertemuan tersebut untuk menunjukkan bahwa ia tidak sendirian di panggung global.

"(Putin) akan berusaha membingkai ketahanan Rusia dan dukungan Tiongkok sebagai bukti bahwa sanksi dan isolasi Barat tidak berhasil," ujar Li Mingjiang, seorang profesor madya di Sekolah Studi Internasional S. Rajaratnam Singapura, menjelang pertemuan tersebut.

"Pada saat yang sama, ia akan mencoba memperdalam keselarasan strategis dengan Beijing, khususnya untuk memastikan pasokan barang dan peralatan dwiguna Tiongkok ke Rusia (dan) untuk menunjukkan bahwa Moskow memiliki mitra yang kuat bahkan ketika Washington meningkatkan upayanya untuk mengakhiri perang."
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Kali Serangan Rudal...
3 Kali Serangan Rudal Rusia ke Kyiv dalam Sepekan, Ukraina Makin Tak Berdaya?
Trump Luapkan Kemarahan...
Trump Luapkan Kemarahan ke NATO, Ini 4 Pemicunya
AS Makin Kerdil, Pakar...
AS Makin Kerdil, Pakar Ini Sebut Eropa Kini Jadi Pemimpin Utama NATO
Timur Tengah Kembali...
Timur Tengah Kembali Membara! Serangan Drone Iran Menarget Militer AS
Iran Serang 85 Situs...
Iran Serang 85 Situs Militer AS di Bahrain dan Kuwait, Situasi Memanas Seiring Pemakaman Khamenei
AS Serang 80 Target...
AS Serang 80 Target di Iran, Teheran Ancam Pembalasan yang Menghancurkan
Indonesia Negara Kaya...
Indonesia Negara Kaya Batu Bara, Mengapa Justru Impor dari AS?
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 3.535 Jiwa, Ancaman Krisis Kesehatan Mengintai
Trump Peringatkan Eropa...
Trump Peringatkan Eropa Bisa Lenyap karena 2 Hal Ini, Apa Saja?
Rekomendasi
Komisi Ojol 8% Berlaku,...
Komisi Ojol 8% Berlaku, Menteri UMKM Klaim Mayoritas Pengemudi Diuntungkan
Gugurkan Tren Penguatan,...
Gugurkan Tren Penguatan, IHSG Merosot 1,89% ke 5.873 Sore Ini
Baim Wong Pertama Kali...
Baim Wong Pertama Kali Garap Film Komedi, Gandeng Aktor dan Aktris Ternama
Berita Terkini
Iran dan AS Saling Serang,...
Iran dan AS Saling Serang, Trump: Gencatan Senjata Berakhir
3 Kali Serangan Rudal...
3 Kali Serangan Rudal Rusia ke Kyiv dalam Sepekan, Ukraina Makin Tak Berdaya?
Trump Luapkan Kemarahan...
Trump Luapkan Kemarahan ke NATO, Ini 4 Pemicunya
AS Makin Kerdil, Pakar...
AS Makin Kerdil, Pakar Ini Sebut Eropa Kini Jadi Pemimpin Utama NATO
Timur Tengah Kembali...
Timur Tengah Kembali Membara! Serangan Drone Iran Menarget Militer AS
AS dan Iran Saling Serang,...
AS dan Iran Saling Serang, Jutaan Orang Hadiri Upacara Pemakaman Khamenei di Irak
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved