Terungkap, 'Tim Pemenggal Kepala' Israel Targetkan Para Pemimpin Iran via Ponsel Pengawal Mereka

Senin, 01 September 2025 - 14:57 WIB
loading...
Terungkap, Tim Pemenggal...
Tim Pemenggal Kepala Israel memburu para pemimpin Iran selama perang 12 hari pada Juni lalu dengan melacak ponsel yang dibawa para pengawal mereka. Foto/Tasnim News
A A A
TEHERAN - Mata-mata Israel berhasil memburu para pemimpin Iran selama perang 12 hari pada Juni lalu dengan melacak ponsel yang dibawa para pengawal mereka. Kecerobohan para pengawal tersebut diungkap The New York Times.

Perang bulan Juni tersebut menyaksikan Israel menghancurkan eselon atas komando militer dan ilmuwan nuklir Iran serta menghancurkan situs-situs militer dan nuklir utama dalam salah satu kampanye yang paling dinanti dalam sejarah peperangan modern.

Penggunaan ponsel pintar yang ceroboh oleh para pengawal—yang diketahui Teheran dapat diretas oleh Israel—memainkan peran utama dalam memungkinkan Israel membunuh 30 komandan militer Iran dan lebih dari selusin ilmuwan nuklir, menurut laporan The New York Times.

Baca Juga: Eks Perwira Intelijen Zionis Sebut Perang Iran-Israel Babak Kedua Sudah Dekat

Mengutip lebih dari selusin pejabat Iran dan Israel, media Amerika Serikat tersebut melaporkan bahwa pada 16 Juni, empat hari setelah perang, Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran berkumpul di sebuah bunker 100 kaki di dalam gunung dekat Teheran.

Waktu dan lokasi hanya diketahui oleh para peserta tingkat tinggi, termasuk Presiden Masoud Pezeshkian, dan beberapa pejabat intelijen, militer, dan peradilan lain.

Mereka tiba dengan mobil terpisah, dan tidak ada yang membawa ponsel karena diketahui Israel dapat melacak mereka. Namun, Israel mengetahui pertemuan tersebut dengan meretas ponsel para pengawal yang menemani mereka, menurut laporan tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Wapres JD Vance: Israel...
Wapres JD Vance: Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan Politik AS
Rekomendasi
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Puji Kepemimpinan Wali...
Puji Kepemimpinan Wali Kota Agustina, Hendardji Soepandji: Budaya Semarang Kian Kuat dan Harmonis
Liburan Sekolah Makin...
Liburan Sekolah Makin Seru dengan Petualangan dan Aktivitas Keluarga
Berita Terkini
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved