Jenderal Tertinggi Rusia: Serang Ukraina Nonstop Selagi Melemah!
Minggu, 31 Agustus 2025 - 11:43 WIB
loading...
A
A
A
Serangan Rusia di Ibu Kota Ukraina, Kyiv, pada hari Kamis lalu menewaskan 25 orang.
Serangan itu terjadi kurang dari dua minggu setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menjamu Presiden Rusia Vladimir Putin dalam sebuah pertemuan puncak di Alaska, sebuah pertemuan yang diharapkan Washington akan memajukan upayanya untuk mengakhiri konflik.
Trehubov mengatakan Rusia telah mengerahkan kontingen pasukan besar di wilayah Donetsk, tetapi dalam beberapa bulan terakhir gagal merebut target-target utama, termasuk kota Pokrovsk, Toretsk, dan Chasiv Yar.
"Meskipun melakukan tindakan agresif, meskipun berhasil di beberapa titik dalam menekan posisi Ukraina, Rusia belum meraih kemenangan cepat," ujarnya kepada stasiun televisi nasional, yang dilansir Reuters.
Pasukan Rusia, katanya, telah dikepung di dekat Dobropillya, utara Pokrovsk. Dan pasukan Ukraina telah merebut kembali desa Myrne, dekat Kupiansk di utara—wilayah lain yang baru-baru ini menjadi sasaran aktivitas Rusia yang intensif.
Serangan itu terjadi kurang dari dua minggu setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menjamu Presiden Rusia Vladimir Putin dalam sebuah pertemuan puncak di Alaska, sebuah pertemuan yang diharapkan Washington akan memajukan upayanya untuk mengakhiri konflik.
Trehubov mengatakan Rusia telah mengerahkan kontingen pasukan besar di wilayah Donetsk, tetapi dalam beberapa bulan terakhir gagal merebut target-target utama, termasuk kota Pokrovsk, Toretsk, dan Chasiv Yar.
"Meskipun melakukan tindakan agresif, meskipun berhasil di beberapa titik dalam menekan posisi Ukraina, Rusia belum meraih kemenangan cepat," ujarnya kepada stasiun televisi nasional, yang dilansir Reuters.
Pasukan Rusia, katanya, telah dikepung di dekat Dobropillya, utara Pokrovsk. Dan pasukan Ukraina telah merebut kembali desa Myrne, dekat Kupiansk di utara—wilayah lain yang baru-baru ini menjadi sasaran aktivitas Rusia yang intensif.
(mas)
Lihat Juga :