Houthi Bersumpah Balas Dendam usai PM-nya Tewas Dibombardir Israel

Minggu, 31 Agustus 2025 - 08:23 WIB
loading...
Houthi Bersumpah Balas...
PM Houthi Yaman, Ahmed Ghaleb Nasser Al-Rahawi, tewas bersama para menterinya dalam serangan udara jet-jet tempur Israel. Foto/Livemint
A A A
SANAA - Kelompok Houthi Yaman telah bersumpah untuk membalas dendam atas tewasnya perdana menteri (PM) dan para menteri mereka dalam serangan udara jet-jet Israel Kamis lalu. Mereka juga mengancam perusahaan-perusahaan asing di Israel.

PM Ahmed Ghaleb Nasser Al-Rahawi dan para menteri Houthi Yaman tewas setelah pertemuan mereka diserang jet-jet tempur Israel. Houthi tak merinci jumlah menterinya yang tewas, namun media Israel; Channel 12, menyebut ada 12 menteri yang tewas bersama Al-Rahawi.

"Kami berjanji kepada Tuhan, kepada rakyat Yaman tercinta dan keluarga para martir dan korban luka bahwa kami akan membalas dendam," kata ketua dewan politik tertinggi Houthi, Mahdi al-Mashat, dalam pesan video yang diunggah di Telegram, sebagaimana dikutip dari Al Arabiya, Minggu (31/8/2025).

Baca Juga: PM Houthi Yaman dan Para Menterinya Tewas Dibombardir Jet Tempur Israel

Dia memperingatkan perusahaan-perusahaan asing untuk segera meninggalkan Israel. "Sebelum terlambat," ujarnya.

Pada hari Sabtu sebelumnya, Houthi mengonfirmasi kematian PM Al-Rahawi dan para pejabat tinggi lainnya dalam serangan udara Israel.

Israel telah menyerang target-target Houthi selama berbulan-bulan sebagai respons atas serangan rudal oleh kelompok tersebut, yang mengeklaim solidaritas dengan Palestina dan juga telah mengganggu pelayaran di Laut Merah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
PBB: Israel Lanjutkan...
PBB: Israel Lanjutkan Praktik Genosida di Gaza dan Tepi Barat, Anak-Anak Jadi Korban
Rekomendasi
Ketua BEM FH Abdimaludin...
Ketua BEM FH Abdimaludin Akui Terima Uang Rp20 Juta dari Alumni, Diberikan oleh Polisi
Atasi Kekeringan, Warga...
Atasi Kekeringan, Warga Bekasi Bisa Dapat Bantuan Air Bersih Gratis
Gus Falah Desak Pelaku...
Gus Falah Desak Pelaku Penyekapan dan Penyiksaan Brutal Wanita di Bandung Dihukum Seberat-Beratnya
Berita Terkini
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Infografis
Daftar Jenderal Israel...
Daftar Jenderal Israel yang Tewas sejak Perang Meletus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved