Disaksikan Rusia, China-India Sepakat Kurangi Ketegangan

Jum'at, 11 September 2020 - 14:38 WIB
loading...
A A A
"Pihak China belum memberikan penjelasan yang kredibel untuk penempatan ini," kata sumber pemerintah India mengutip Jaishankar pada pertemuan tersebut.

"Perilaku provokatif pasukan garis depan China di berbagai insiden gesekan di sepanjang LAC juga menunjukkan pengabaian terhadap perjanjian dan protokol bilateral," kata Jaishankar, menambahkan setiap upaya sepihak untuk mengubah status quo akan ditolak.

China dan India menuduh satu sama lain menembak ke udara selama konfrontasi. Ini adalah pelanggaran terhadap protokol yang telah lama berlaku untuk tidak menggunakan senjata api di perbatasan sensitif.(Baca juga: Sengketa Memanas, China Tuduh Tentara India Lepaskan Tembakan )

"Wang mengatakan kepada Jaishankar bahwa keharusannya adalah segera menghentikan provokasi seperti penembakan dan tindakan berbahaya lainnya yang melanggar komitmen yang dibuat oleh kedua belah pihak," kata Kementerian Luar Negeri China dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat.

Wang juga memberi tahu Jaishankar semua personel dan peralatan yang masuk tanpa izin di perbatasan harus dipindahkan untuk meredakan situasi.

Pada bulan Juni, ketegangan meletus menjadi bentrokan perbatasan di mana 20 tentara India tewas dan China menderita jumlah korban yang tidak diketahui.(Baca juga: Bentrok dengan China di Himalaya, 20 Tentara India Tewas )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inti Kunjungan PM Modi:...
Inti Kunjungan PM Modi: India Akan Pasok Rudal BrahMos dan Astra ke Indonesia
China Tembakkan Rudal...
China Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua Berkemampuan Nuklir, 6 Negara Protes
China Hukum Mati Mantan...
China Hukum Mati Mantan Pejabat karena Terima Suap Rp5,8 Triliun
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Disambut Jet F-16 dan Su-30 Indonesia, Diajak ke Candi Prambanan
AS Ketar-ketir dengan...
AS Ketar-ketir dengan Senjata Nuklir China usai Kapal Selam Beijing Tembakkan Rudal Antarbenua
Jerman Tuding China...
Jerman Tuding China Latih Pasukan Rusia, Beijing: Kita Tidak Memihak
RI-India Bidik Nilai...
RI-India Bidik Nilai Kerja Sama Ekonomi Tembus Rp445,8 Triliun, dari Infrastruktur hingga SDA
China Uji Coba Rudal...
China Uji Coba Rudal Nuklir dari Kapal Selam, AS hingga Australia Panik
Trump Kecam Wasit Brasil...
Trump Kecam Wasit Brasil karena Beri Kartu Merah Folarin Balogun: Mengerikan!
Rekomendasi
Mendagri Beri Apresiasi...
Mendagri Beri Apresiasi pada Warga, Jembatan Enang-Enang Akan Diperkuat
PBNU Tetapkan Ponpes...
PBNU Tetapkan Ponpes Tambakberas Jombang Jadi Tuan Rumah Muktamar ke-35 NU
Keras! Pelatih Mesir...
Keras! Pelatih Mesir Tuding Kemenangan Argentina Sudah Diatur
Berita Terkini
Iran Sebut Sanksi AS...
Iran Sebut Sanksi AS yang Diperbarui Langgar MoU, Langkah itu Mulai Berlaku Penuh 17 Juli
Harga Minyak Melonjak...
Harga Minyak Melonjak setelah AS Cabut Izin Umum Penjualan Minyak Iran
AS Serang Iran dan Cabut...
AS Serang Iran dan Cabut Pengecualian Sanksi Sementara untuk Minyak Iran
Apa itu Administrasi...
Apa itu Administrasi Gaza yang Baru setelah Pemerintahan Hamas Bubar?
Hamas Bubarkan Pemerintahannya...
Hamas Bubarkan Pemerintahannya di Gaza, Bagaimana Selanjutnya?
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved