PM Houthi Yaman dan Para Menterinya Tewas Dibombardir Jet Tempur Israel

Minggu, 31 Agustus 2025 - 07:56 WIB
loading...
PM Houthi Yaman dan...
PM Houthi Yaman, Ahmed Ghaleb Nasser Al-Rahawi, tewas bersama para menterinya dalam serangan udara jet-jet tempur Israel. Foto/Livemint
A A A
SANAA - Perdana Menteri (PM) Houthi Yaman, Ahmed Ghaleb Nasser Al-Rahawi, telah tewas bersama paramenterinya dalam serangan udara jet-jet tempur Israel pada Kamis lalu. Demikian pengumuman kelompok sekutu Iran tersebut pada hari Sabtu.

Al-Rahawi, yang diangkat sebagai PM Houthi pada tahun lalu, adalah pejabat paling senior yang diketahui tewas dalam serangkaian serangan Israel di Yaman sebagai imbas dari perang di Gaza.

"Kami mengumumkan gugurnya pejuang Ahmed Ghaleb Nasser Al-Rahawi bersama beberapa rekan menterinya, karena mereka menjadi sasaran musuh kriminal Israel yang berbahaya," demikian pernyataan Houthi.

Baca Juga: Israel Bombardir Istana Presiden Yaman usai Houthi Serang Zionis dengan Bom Cluster

"Yang lain di antara rekan-rekan mereka terluka dengan luka sedang hingga serius dan telah menerima perawatan medis sejak Kamis sore," imbuh Houthi.

Pada hari Kamis, pasukan Israel mengatakan mereka telah menyerang target militer Houthi. Houthi tak merinci jumlah menterinya yang tewas bersamaAl-Rahawi, namun media Israel; Channel12 menyebutada12 menteri Houthi yang tewas.

Houthi menyebut pertemuan yang dibombardir Israel sebagai lokakarya rutin yang diselenggarakan oleh pemerintah untuk mengevaluasi kegiatan dan kinerjanya selama setahun terakhir.

Analis Yaman yang berbasis di Amerika Serikat, Mohammed Al Basha, mengatakan operasi Israel tersebut menunjukkan perubahan strategi setelah sebelumnya menargetkan infrastruktur seperti pelabuhan dan pembangkit listrik.

"Serangan tersebut menunjukkan pergeseran fokus operasional Israel dari infrastruktur transportasi dan energi ke arah pembunuhan terarah terhadap personel bernilai tinggi," ujar Basha, penulis "Basha Report", kepada AFP, Minggu (31/8/2025).

"Ini adalah eskalasi yang, terlepas dari jumlah korban terakhir, kemungkinan akan mengguncang kepemimpinan Houthi hingga ke akar-akarnya," imbuh dia.

"Operasi ini memiliki ciri-ciri serangan yang didasari sinyal intelijen, dan ada kemungkinan bahwa para pemimpin senior Houthi lainnya sedang dalam perjalanan ke lokasi tersebut," paparnya.

Rahawi telah tampil di depan umum pada hari Rabu, menghadiri sebuah acara yang diselenggarakan oleh Kementerian Wakaf Houthi di Sanaa.

Dia berasal dari provinsi selatan Abyan, yang bukan bagian dari sebagian besar wilayah Yaman yang dikuasai Houthi.

Para pemberontak Houthi secara tradisional telah mencadangkan jabatan perdana menteri untuk orang-orang selatan dalam upaya untuk memenangkan hati dan pikiran di selatan Yaman.

Wakil Perdana Menteri Mohammed Ahmed Miftah diangkat sebagai perdana menteri sementara setelah kematian Rahawi, imbuh pengumuman Houthi secara terpisah.

Kelompok Houthi merupakan bagian dari "poros perlawanan" Iran, sebuah aliansi anti-Israel yang terdiri dari kelompok-kelompok militan di sebagian besar Timur Tengah.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Iran Jawab Ancaman Trump:...
Iran Jawab Ancaman Trump: AS Sebaiknya Berhati-hati!
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Delegasi Iran Berangkat...
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss Negosiasi dengan AS, Perang Bakal Berakhir?
Mengejutkan! 92% Warga...
Mengejutkan! 92% Warga Israel Yakin Negaranya Kalah Perang Lawan Iran
Rekomendasi
Tak Punya Izin, DPRD...
Tak Punya Izin, DPRD Kota Bogor Desak Pembangunan Hotel Prima Katulampa Dihentikan
IHSG Hari Ini Berakhir...
IHSG Hari Ini Berakhir Ambles ke 6.116, Transaksi Cetak Rp13,4 Triliun
Raja Charles III Dikabarkan...
Raja Charles III Dikabarkan Akan Bertemu Archie dan Lilibet, Isyarat Damai Keluarga Kerajaan?
Berita Terkini
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Profil Abelardo De La...
Profil Abelardo De La Espriella, Pengacara Berjam Tangan Mewah yang Jadi Presiden Baru Kolombia
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved