Eks Ketua Parlemen Ukraina Ditembak Mati oleh Pria Misterius
Minggu, 31 Agustus 2025 - 07:15 WIB
loading...
Andriy Parubiy, mantan ketua Parlemen Ukraina yang ditembak mati oleh pria misterius. Foto/UNIAN/Palinchak Mykhailo
A
A
A
KYIV - Mantan ketua Parlemen Ukraina, Andriy Parubiy, telah ditembak mati oleh pria misterius pada hari Sabtu. Korban dikenal sebagai tokoh terkemuka dalam gerakan protes pro-Eropa di negara itu pada tahun 2004 dan 2014.
Andriy Parubiy (54), yang sebelumnya juga menjabat sebagai sekretaris Dewan Keamanan dan Pertahanan Nasional Ukraina, tewas di kota Lviv.
Presiden Volodymyr Zelensky mengutuk peristiwa itu sebagai pembunuhan yang mengerikan. "Semua kekuatan dan sarana yang diperlukan akan digunakan dalam penyelidikan," katanya.
Baca Juga: Serangan Drone Laut Rusia Tenggelamkan Kapal Perang Ukraina
Jaksa telah membuka penyelidikan pembunuhan dan mengatakan polisi masih mencari pelaku penembakan tetapi belum menyebutkan kemungkinan motif pada tahap ini.
"Seorang pria tak dikenal melepaskan beberapa tembakan ke arah politisi tersebut, menewaskan Andriy Parubiy di tempat," kata kantor Kejaksaan Agung.
Lembaga penyiaran publik Ukraina, Suspilne, mengutip sumber anonim yang mengatakan bahwa penembak tersebut berpakaian seperti kurir dan mengendarai sepeda listrik.
Foto-foto yang dipublikasikan media lokal menunjukkan lokasi kejadian, tetapi keasliannya tidak dapat diverifikasi secara independen.
Foto-foto tersebut menunjukkan seorang pria dengan wajah berlumuran darah tergeletak di jalan.
Beberapa penghormatan kepada Parubiy dari pejabat Ukraina mengisyaratkan kecurigaan terhadap Rusia.
Sejak invasi Rusia ke Ukraina dimulai pada tahun 2022, kedua belah pihak saling menuduh atas pembunuhan tokoh politik dan militer.
Semasa muda, Parubiy telah berkampanye untuk kemerdekaan Ukraina dari Uni Soviet.
Berlatar belakang sejarawan, Parubiy juga merupakan pendukung utama penggunaan bahasa Ukraina daripada bahasa Rusia—sebuah isu yang sangat politis.
Selama kudeta Maidan tahun 2014, dia menjadi komandan pasukan bela diri kubu oposisi.
Pada tahun yang sama, media Ukraina melaporkan bahwa dia selamat dari upaya pembunuhan dengan granat.
Setelah penggulingan pemimpin Ukraina saat itu, Viktor Yanukovych, yang melarikan diri ke Rusia, Parubiy bertugas di Dewan Keamanan dan Pertahanan Nasional selama beberapa bulan.
Mantan presiden Petro Poroshenko, yang menggantikan Yanukovych, memberikan penghormatan kepada seorang "saudara seperjuangan" dan mengatakan bahwa itu adalah "tembakan di jantung Ukraina".
"Musuh tidak akan pernah bisa membunuh cita-cita yang dijalani dan diperjuangkan Andriy Parubiy," katanya, menyebut pembunuhan itu sebagai "tindakan teror".
Perdana Menteri Yulia Svyrydenko memuji Parubiy sebagai seorang "patriot" yang "memberikan kontribusi besar bagi pembentukan negara kita".
"Parubiy mendedikasikan hidupnya untuk memperjuangkan kemerdekaan Ukraina sejak usia dini," kata ketua Parlemen saat ini, Ruslan Stefanchuk.
"Dia adalah salah satu pendiri Ukraina modern," kata anggota Parlemen Iryna Gerashchenko.
Andriy Parubiy (54), yang sebelumnya juga menjabat sebagai sekretaris Dewan Keamanan dan Pertahanan Nasional Ukraina, tewas di kota Lviv.
Presiden Volodymyr Zelensky mengutuk peristiwa itu sebagai pembunuhan yang mengerikan. "Semua kekuatan dan sarana yang diperlukan akan digunakan dalam penyelidikan," katanya.
Baca Juga: Serangan Drone Laut Rusia Tenggelamkan Kapal Perang Ukraina
Jaksa telah membuka penyelidikan pembunuhan dan mengatakan polisi masih mencari pelaku penembakan tetapi belum menyebutkan kemungkinan motif pada tahap ini.
"Seorang pria tak dikenal melepaskan beberapa tembakan ke arah politisi tersebut, menewaskan Andriy Parubiy di tempat," kata kantor Kejaksaan Agung.
Lembaga penyiaran publik Ukraina, Suspilne, mengutip sumber anonim yang mengatakan bahwa penembak tersebut berpakaian seperti kurir dan mengendarai sepeda listrik.
Foto-foto yang dipublikasikan media lokal menunjukkan lokasi kejadian, tetapi keasliannya tidak dapat diverifikasi secara independen.
Foto-foto tersebut menunjukkan seorang pria dengan wajah berlumuran darah tergeletak di jalan.
Beberapa penghormatan kepada Parubiy dari pejabat Ukraina mengisyaratkan kecurigaan terhadap Rusia.
Sejak invasi Rusia ke Ukraina dimulai pada tahun 2022, kedua belah pihak saling menuduh atas pembunuhan tokoh politik dan militer.
Semasa muda, Parubiy telah berkampanye untuk kemerdekaan Ukraina dari Uni Soviet.
Berlatar belakang sejarawan, Parubiy juga merupakan pendukung utama penggunaan bahasa Ukraina daripada bahasa Rusia—sebuah isu yang sangat politis.
Selama kudeta Maidan tahun 2014, dia menjadi komandan pasukan bela diri kubu oposisi.
Pada tahun yang sama, media Ukraina melaporkan bahwa dia selamat dari upaya pembunuhan dengan granat.
Setelah penggulingan pemimpin Ukraina saat itu, Viktor Yanukovych, yang melarikan diri ke Rusia, Parubiy bertugas di Dewan Keamanan dan Pertahanan Nasional selama beberapa bulan.
Mantan presiden Petro Poroshenko, yang menggantikan Yanukovych, memberikan penghormatan kepada seorang "saudara seperjuangan" dan mengatakan bahwa itu adalah "tembakan di jantung Ukraina".
"Musuh tidak akan pernah bisa membunuh cita-cita yang dijalani dan diperjuangkan Andriy Parubiy," katanya, menyebut pembunuhan itu sebagai "tindakan teror".
Perdana Menteri Yulia Svyrydenko memuji Parubiy sebagai seorang "patriot" yang "memberikan kontribusi besar bagi pembentukan negara kita".
"Parubiy mendedikasikan hidupnya untuk memperjuangkan kemerdekaan Ukraina sejak usia dini," kata ketua Parlemen saat ini, Ruslan Stefanchuk.
"Dia adalah salah satu pendiri Ukraina modern," kata anggota Parlemen Iryna Gerashchenko.
(mas)
Lihat Juga :