AS Kerahkan 8 Kapal Perang dan 4.000 Tentara, Maduro: Tak Mungkin Bisa Menginvasi Venezuela!
Jum'at, 29 Agustus 2025 - 12:00 WIB
loading...
AS telah mengerahkan 8 kapal perang dan 4.000 tentara ke dekat perairan teritorial Venezuela. Presiden Venezuela Nicolas Maduro sebut AS tak mungkin bisa menginvasi Venezuela. Foto/Latin America Reports
A
A
A
CARACAS - Presiden Venezuela Nicolas Maduro mengatakan tidak mungkin pasukan Amerika Serikat dapat menginvasi Venezuela. Komentar itu muncul setelah Washington mengerahkan sejumlah kapal perang dan 4.000 tentara ke Karibia untuk menekan pemimpin sayap kiri tersebut.
Menurut laporan Washington Post, sudah delapan kapal perang dikerahkan AS ke dekat perairan Venezuela. Sedangkan laporan Reuters menyebutkan ada tujuh kapal perang dan satu kapal selam bertenaga nuklir yang dikerahkan.
Amerika Serikat mengatakan pengerahan pasukan ke Karibia selatan, dekat perairan teritorial Venezuela, merupakan operasi anti-perdagangan narkoba.
Venezuela telah merespons dengan mengirimkan kapal perang dan drone untuk berpatroli di garis pantainya dan meluncurkan upaya untuk merekrut ribuan milisi guna memperkuat pertahanannya.
Baca Juga: AS Kirim 3 Kapal Perang ke Pesisir Venezuela, Maduro Siap Mobilisasi 4,5 Juta Milisi
"Tidak mungkin mereka bisa memasuki Venezuela," kata Maduro, seperti dikutip dari AFP, Jumat (29/8/2025).
Dia bersumpah bahwa negaranya telah siap untuk mempertahankan "perdamaian, kedaulatan, dan integritas teritorialnya."
Namun, Amerika Serikat belum secara terbuka mengancam akan menginvasi Venezuela.
Maduro, yang mengeklaim masa jabatan ketiga yang disengketakan dalam pemilu Juli 2024, telah menjadi incaran Presiden AS Donald Trump sejak masa jabatan pertama sang Republikan.
Sejak kembali berkuasa pada bulan Januari, serangan Trump terhadap Venezuela terutama berfokus pada geng-geng narkoba kuatnya, beberapa di antaranya beroperasi di dalam Amerika Serikat.
Washington menuduh Maduro memimpin kartel perdagangan kokain, Cartel de los Soles, yang telah ditetapkan oleh pemerintahan Trump sebagai organisasi teroris.
Amerika Serikat baru-baru ini menggandakan hadiahnya menjadi USD50 juta (Rp822,8 miliar) bagi siapa pun yang menangkap Maduro untuk menghadapi tuntutan narkoba di AS.
Maduro, yang menggantikan tokoh sosialis Hugo Chavez pada tahun 2013, menuduh Trump berupaya melakukan perubahan rezim di Venezuela.
Menurut laporan Washington Post, sudah delapan kapal perang dikerahkan AS ke dekat perairan Venezuela. Sedangkan laporan Reuters menyebutkan ada tujuh kapal perang dan satu kapal selam bertenaga nuklir yang dikerahkan.
Amerika Serikat mengatakan pengerahan pasukan ke Karibia selatan, dekat perairan teritorial Venezuela, merupakan operasi anti-perdagangan narkoba.
Venezuela telah merespons dengan mengirimkan kapal perang dan drone untuk berpatroli di garis pantainya dan meluncurkan upaya untuk merekrut ribuan milisi guna memperkuat pertahanannya.
Baca Juga: AS Kirim 3 Kapal Perang ke Pesisir Venezuela, Maduro Siap Mobilisasi 4,5 Juta Milisi
"Tidak mungkin mereka bisa memasuki Venezuela," kata Maduro, seperti dikutip dari AFP, Jumat (29/8/2025).
Dia bersumpah bahwa negaranya telah siap untuk mempertahankan "perdamaian, kedaulatan, dan integritas teritorialnya."
Namun, Amerika Serikat belum secara terbuka mengancam akan menginvasi Venezuela.
Maduro, yang mengeklaim masa jabatan ketiga yang disengketakan dalam pemilu Juli 2024, telah menjadi incaran Presiden AS Donald Trump sejak masa jabatan pertama sang Republikan.
Sejak kembali berkuasa pada bulan Januari, serangan Trump terhadap Venezuela terutama berfokus pada geng-geng narkoba kuatnya, beberapa di antaranya beroperasi di dalam Amerika Serikat.
Washington menuduh Maduro memimpin kartel perdagangan kokain, Cartel de los Soles, yang telah ditetapkan oleh pemerintahan Trump sebagai organisasi teroris.
Amerika Serikat baru-baru ini menggandakan hadiahnya menjadi USD50 juta (Rp822,8 miliar) bagi siapa pun yang menangkap Maduro untuk menghadapi tuntutan narkoba di AS.
Maduro, yang menggantikan tokoh sosialis Hugo Chavez pada tahun 2013, menuduh Trump berupaya melakukan perubahan rezim di Venezuela.
(mas)
Lihat Juga :