Hamas Sambut Baik Pernyataan PBB tentang Gencatan Senjata dan Kelaparan di Gaza

Kamis, 28 Agustus 2025 - 17:42 WIB
loading...
Hamas Sambut Baik Pernyataan...
Warga Palestina, termasuk anak-anak, mengantre untuk menerima makanan hangat yang didistribusikan organisasi amal di Kota Gaza, Gaza, pada 26 Agustus 2025. Foto/Abdalhkem Abu Riash/Anadolu Agency
A A A
GAZA - Gerakan perlawanan Palestina, Hamas, menyambut baik pernyataan yang dikeluarkan anggota Dewan Keamanan PBB, kecuali Amerika Serikat (AS), yang menyerukan gencatan senjata segera dan tanpa syarat di Gaza dan menegaskan penggunaan kelaparan sebagai senjata dilarang berdasarkan hukum internasional.

Dalam pernyataan yang dipublikasikan di laman Telegram resminya pada Rabu malam (27/8/2025), Hamas mengatakan posisi anggota Dewan Keamanan, yang dikeluarkan tanpa partisipasi AS, menyoroti situasi kemanusiaan yang sangat buruk akibat pendudukan Israel di Gaza dan bahaya kelaparan, terutama dampaknya terhadap anak-anak dan warga sipil tak berdosa.

Hamas mencatat ratusan orang telah meninggal karena kelaparan akibat apa yang digambarkannya sebagai kebijakan kelaparan sistematis pendudukan.

Hamas menambahkan, "Kami memandang sikap internasional ini sebagai langkah maju yang mencerminkan konsensus luas dalam mengutuk kejahatan genosida dan perang kelaparan yang dilancarkan musuh Zionis terhadap lebih dari dua juta warga Palestina yang terkepung di Jalur Gaza."

Gerakan tersebut lebih lanjut menyatakan, “Sikap AS yang terus-menerus menghalangi resolusi yang mengikat menjadikannya mitra penuh dalam kejahatan dan bertanggung jawab atas kelaparan dan pembantaian yang dialami rakyat Palestina.”

Baca juga: Mengapa Tony Blair dan Jared Kushner Berada di Gedung Putih untuk Bahas Gaza?
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Siapa Adam Hamawy? Dokter...
Siapa Adam Hamawy? Dokter Bedah AS yang Pernah Bertugas di Gaza dan Terpiih sebagai Anggota Kongres
Mengapa Militer AS Menyerang...
Mengapa Militer AS Menyerang Pulau Qeshm di Iran? Ini 4 Faktanya
Dokter Sukarelawan di...
Dokter Sukarelawan di Gaza Menang Pemilihan Pendahuluan Partai Demokrat AS
Hamas Sangkal Tudingan...
Hamas Sangkal Tudingan Tolak Serahkan Pemerintahan di Gaza
Markas Besar Militer...
Markas Besar Militer Iran Peringatkan Pembalasan Jika Israel Serang Pinggiran Selatan Beirut
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
Mantan PM Thailand Thaksin...
Mantan PM Thailand Thaksin Shinawatra Bebas dari Penjara Setelah Mendapat Pengampunan Kerajaan
AS-Iran Saling Gempur...
AS-Iran Saling Gempur Lagi, Pemicunya Kapal Tanker Diserang
Rekomendasi
Presiden Prabowo Bakal...
Presiden Prabowo Bakal Terima Surat Kepercayaan 17 Dubes Negara Sahabat Pekan Ini
Viral Mitos Lemak Berbahaya...
Viral Mitos Lemak Berbahaya untuk MPASI Anak, Ini Penjelasan Dokter!
Kerugian Akibat Kejahatan...
Kerugian Akibat Kejahatan Siber Capai Rp9,1 Triliun, Indodax Ajak Verifikasi Kontak Resmi
Berita Terkini
Trump Akui Mendamprat...
Trump Akui Mendamprat Netanyahu dengan Makian Kasar: 'Saya Sedikit Terganggu...'
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Iran Serang Kapal Perang...
Iran Serang Kapal Perang AS di Teluk Oman yang Diklaim sebagai Pusat Komando Amerika
Iran Klaim Rudal Patriot...
Iran Klaim Rudal Patriot AS yang Hancurkan Bandara Kuwait, Amerika Menyangkal
Infografis
Rama Duwaji, Istri dan...
Rama Duwaji, Istri dan Otak di Balik Kemenangan Zohran Mamdani
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved