AS Dukung Pasukan NATO Dikirim ke Ukraina

Rabu, 27 Agustus 2025 - 16:30 WIB
loading...
A A A
Saat dimintai komentar oleh FT, Pentagon mengatakan bahwa langkah-langkah yang dilaporkan "bersifat pra-keputusan, dan Departemen Pertahanan tidak akan mengomentari topik-topik pra-keputusan," merujuk pertanyaan lebih lanjut ke Gedung Putih dan pernyataan yang dibuat oleh Presiden AS Donald Trump pada hari Senin.

Berbicara kepada para wartawan di Ruang Oval, presiden AS mengatakan bahwa "kami bahkan belum membahas secara spesifik" jaminan keamanan untuk Ukraina. "Kami akan terlibat sebagai pendukung. Kami akan membantu mereka," tegas Trump, seraya menambahkan bahwa Uni Eropa harus memimpin.

"Eropa akan memberi mereka jaminan keamanan yang signifikan – dan mereka seharusnya melakukannya, karena mereka ada di sana," tegasnya.

Moskow telah berulang kali menolak gagasan pengerahan pasukan dari negara-negara NATO dalam kapasitas apa pun ke Ukraina, dengan peringatan bahwa langkah tersebut hanya akan menyebabkan konflik yang lebih luas.

Sikap tersebut ditegaskan kembali oleh Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov pada akhir pekan, ketika diplomat tertinggi tersebut mengatakan bahwa jaminan tersebut "harus berdasarkan konsensus" sementara intervensi militer asing dalam bentuk apa pun "sama sekali tidak dapat diterima."
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
Ukraina Ngamuk, Serang...
Ukraina Ngamuk, Serang 21 Kapal Tanker Minyak Rusia
Ukraina Tidak Akan Produksi...
Ukraina Tidak Akan Produksi Rudal Patriot meski Trump Beri Lisensi, Ini 3 Alasannya
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
Kebakaran Pabrik Sepatu...
Kebakaran Pabrik Sepatu di China Tewaskan Setidaknya 28 Orang
Korban Tewas Tembus...
Korban Tewas Tembus 4.000 Orang, Venezuela Diguncang 1.100 Gempa Susulan
Rekomendasi
Luis Figo Ramaikan Pesta...
Luis Figo Ramaikan Pesta Bola HGI 2026, KORMINAS Perkuat Pengembangan Olahraga Pikiran
Mahfud MD Soroti Pengalihan...
Mahfud MD Soroti Pengalihan Penyidikan Febrie Adriansyah ke Kejaksaan: Banyak yang Terkecoh
Tangis Pecah di Indramayu,...
Tangis Pecah di Indramayu, 12 Korban Kecelakaan Maut Pantura Dimakamkan, 6 Kritis Dirawat
Berita Terkini
AS Bombarir Iran untuk...
AS Bombarir Iran untuk Keempat Kalinya, Teheran Sebut Kejahatan Perang
Senator AS yang Desak...
Senator AS yang Desak Israel Mengebom Nuklir Gaza Tiba-tiba Meninggal
4 Alasan Krisis Selat...
4 Alasan Krisis Selat Hormuz Tak Bisa Diselesaikan melalui Perang
Saling Serang dan Ancam,...
Saling Serang dan Ancam, Perang AS dan Iran Bisa Berlarut-larut selama Berbulan-bulan
Peta Politik Malaysia...
Peta Politik Malaysia Terus Berubah Warna, PM Anwar Ibrahim Kian Tersudut
Mengapa Para Pemimpin...
Mengapa Para Pemimpin Iran Masih Berbeda Pandangan terkait Selat Hormuz?
Infografis
AS Jual Rudal AMRAAM...
AS Jual Rudal AMRAAM ke Arab Saudi Senilai Rp57,6 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved