Pernah Dipermalukan Pakistan, India Uji Coba Sistem Pertahanan Udara yang Berlapis-lapis

Senin, 25 Agustus 2025 - 14:47 WIB
loading...
Pernah Dipermalukan...
India uji coba sistem udara yang berlapis-lapis. Foto/X/Kemhan India
A A A
NEW DELHI - India berhasil menguji sistem pertahanan udara terintegrasi baru. Sistem tersebut berhasil menembak jatuh tiga target pada ketinggian dan jarak yang berbeda. Itu sebagai penegasan bahwa mereka tak akan lagi dipermalukan oleh Pakistan.

Uji coba ini dilakukan setelah Perdana Menteri India Narendra Modi mengumumkan rencana untuk melindungi aset militer dan sipil negara dari ancaman udara.

Modi telah menetapkan target sepuluh tahun untuk mengembangkan perisai pertahanan udara buatan dalam negeri, yang terintegrasi dengan kemampuan ofensif, di bawah inisiatif "Misi Sudarshan Chakra".

"Selama uji terbang, tiga target berbeda, termasuk dua target kendaraan udara nirawak sayap tetap berkecepatan tinggi dan sebuah drone multi-kopter, secara bersamaan diserang dan dihancurkan sepenuhnya oleh QRSAM, VSHORADS, dan sistem senjata laser berenergi tinggi pada jarak dan ketinggian yang berbeda," kata Kementerian Pertahanan dalam sebuah pernyataan, dilansir RT.

Baca Juga: 7 Negara Paling Religius di Asia, Salah Satunya Baru Saja Dibombardir Israel

QRSAM (Rudal Permukaan-ke-Udara Reaksi Cepat) dan VSHORADS (Sistem Pertahanan Udara Jarak Sangat Pendek) merupakan bagian dari sistem senjata pertahanan udara terpadu India.

Komponen-komponen sistem – termasuk sistem rudal, sistem deteksi dan penghancuran drone, sistem komando dan kendali, serta komunikasi dan radar – bekerja "dengan sempurna," tambah Kementerian Pertahanan.

Pada awal Agustus, New Delhi menyetujui pembelian pertahanan senilai sekitar USD7,6 miliar dalam upaya untuk meningkatkan kemampuan operasional angkatan bersenjatanya.

Ini termasuk akuisisi lebih banyak rudal BrahMos dan drone bersenjata, selain menyetujui proposal modernisasi yang diajukan oleh angkatan bersenjata.

Dewan Akuisisi Pertahanan India juga telah menyetujui rencana pemeliharaan dan dukungan jangka panjang untuk sistem-sistem penting yang ada, termasuk pesawat Boeing milik angkatan udara, dan kontrak pemeliharaan tahunan yang komprehensif untuk sistem rudal pertahanan udara S-400.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
AS Janji Ubah Hubungan...
AS Janji Ubah Hubungan dengan Iran secara Drastis, jika...
Rekomendasi
Kasus Wanita Disekap...
Kasus Wanita Disekap 3 Tahun di Bandung, Uya Kuya Desak Polisi Tangkap Pelaku
37 Organisasi Tolak...
37 Organisasi Tolak Desakan MUI Agar Pelaku dan Pengkampanye LGBT Dipidana
Tak Perlu Tunggu Air...
Tak Perlu Tunggu Air Mati, Perumda Bekasi Kini Bisa Deteksi Pipa Bocor Sejak Dini
Berita Terkini
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Infografis
20 Negara yang Pernah...
20 Negara yang Pernah Dijajah Alexander Agung, dari Pakistan hingga Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved