Miliarder John Fredriksen Tinggalkan Inggris, Sebut Dunia Barat Menuju Kehancuran

Minggu, 24 Agustus 2025 - 13:45 WIB
loading...
Miliarder John Fredriksen...
Miliarder John Fredriksen (tengah) memilih tinggalkan Inggris dan menetap di Uni Emirat Arab. Menurutnya, dunia Barat menuju kehancuran. Foto/TW/Elin Hoyland
A A A
LONDON - John Fredriksen, miliarder terkenal yang juga orang terkaya kesembilan di Inggris, resmi akan meninggalkan negara tersebut dan memilih tinggal di Uni Emirat Arab. Dia bergabung dengan gelombang miliarder yang memutuskan hengkang dari dunia Barat dalam beberapa bulan terakhir.

Fredriksen, miliarder kapal tanker minyak dan pelayaran Siprus kelahiran Norwegia, seperti dilaporkan Forbes, telah memberhentikan lebih dari selusin karyawan rumah tangga dan secara pribadi mendaftarkan rumah besarnya seluas 30.000 kaki persegi yang dikenal sebagai "The Old Rectory" untuk dijual.

Dalam sebuah wawancara dengan publikasi Norwegia; E24, miliarder berusia 81 tahun itu mengonfirmasi bahwa alasan kepergiannya adalah meningkatnya pajak negara terhadap penduduk kaya.

Baca Juga: Sosok Mimi Yuliana Maeloa, Cucu Miliarder Indonesia yang Beli Rumah Mewah Rp317,9 Miliar di Singapura

"Inggris telah menuju kehancuran, seperti Norwegia," katanya. "Seluruh dunia Barat sedang menuju kehancuran," katanya lagi, yang dilansir Minggu (24/8/2025).

Dalam upaya untuk menghindari kemerosotan nasional yang dirasakan ini, Fredriksen mengonfirmasi bahwa dia akan pindah ke Uni Emirat Arab.

Kepergiannya merupakan bagian dari eksodus jutawan dan miliarder yang semakin meningkat dari Inggris dalam beberapa bulan terakhir.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Ini Gaun Emas Termahal...
Ini Gaun Emas Termahal di Dunia! Beratnya 10 Kg, Harganya Rp24 Miliar
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
Tak Ingin Terus Jadi...
Tak Ingin Terus Jadi Target Rudal Iran, UEA Bayar Rp53 Triliun ke Teheran
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Heboh! Pentagon Sempat...
Heboh! Pentagon Sempat Lockdown Usai Sensor Deteksi Antraks, Ternyata Alarm Palsu
Cerita Striker Irak...
Cerita Striker Irak di Piala Dunia 2026, Hampir Putus Asa usai Ayah Tewas Ditembak saat Perang
Rekomendasi
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
Walhi Minta Pembahasan...
Walhi Minta Pembahasan Revisi UU HAM Ditunda
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Berita Terkini
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Infografis
Miliarder Elon Musk...
Miliarder Elon Musk Sebut Amerika Serikat sedang Menuju Bangkrut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved