Cerita Trump dan Epstein Bersaing untuk Tiduri Putri Diana
Minggu, 24 Agustus 2025 - 09:23 WIB
loading...
Mendiang Putri Diana, istri pertama Raja Inggris Charles III. Foto/Screenshot video Town and Country Magazine
A
A
A
WASHINGTON - Michael Wolff, jurnalis penulis buku "Fire and Fury: Inside the Trump White House" mengeklaim bahwa penjahat seks Jeffrey Epstein dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pernah bersaing untuk tidur dengan Putri Diana di masa lalu. Menurutnya, itu demi meningkatkan status selebritas kedua pria tersebut.
Klaim Wolff disampaikan di podcast "Inside Trump’s Head" milik Daily Beast. Dia memberi tahu pembawa acara Joanna Coles bahwa Epstein dan Trump sama-sama berusaha merayu putri Kerajaan Inggris tersebut dan, dalam prosesnya, mencapai puncak jejaring sosial paling terkemuka di dunia.
“Mereka berkompetisi, Trump dan Epstein,” kata Wolff. “Siapa yang akan menjadi orang pertama yang tidur dengan Putri Diana?...Mereka langsung mengerti, apa yang bisa Anda dapatkan dari orang-orang ini? Baik Trump maupun Epstein. Apa yang bisa Anda dapatkan dari seseorang, adalah pertanyaan yang selalu Anda tanyakan tentang siapa pun," paparnya.
Baca Juga: Mantan Pengawal Ungkap Sisi Gelap dan Cinta Rahasia Putri Diana, Punya 20 Mantan Pacar
Epstein meninggal di penjara AS pada 10 Agustus 2019, yang menurut otoritas penjara merupakan kasus bunuh diri.
Sedangkan Putri Diana meninggal dalam kecelakaan mobil di Paris pada 31 Agustus 1997.
Sementara itu, Ghislaine Maxwell, terpidana rekan Epstein, telah menyatakan bahwa Epstein mungkin telah diupayakan untuk berkencan dengan mendiang Putri Diana, menurut rekaman yang dirilis oleh Departemen Kehakiman AS pada hari Jumat.
Maxwell menjalani hukuman 20 tahun penjara atas tuduhan perdagangan seks terhadap gadis-gadis muda untuk dilecehkan oleh Epstein, dan saat ini sedang mengajukan permohonan pengampunan dari Presiden AS Donald Trump.
Saat ditanya oleh Wakil Jaksa Agung Todd Blanche bulan lalu, Maxwell mengatakan kepadanya bahwa sebelum dia bertemu Epstein, dia tinggal di London dan bertemu serta mengenal beberapa orang yang sangat menarik, termasuk sahabat Putri Diana.
"Namanya Rosa Monckton. Dan suami Rosa, Dominic Lawson, seorang jurnalis terkenal," katanya.
Maxwell menambahkan bahwa Epstein telah menghadiri sebuah acara besar di London tanpa dirinya, yang diselenggarakan oleh Rosa.
"Saya tidak tahu apakah dia duduk dengan Diana atau dia bertemu dengan Diana dan dia sudah bertemu dengannya. Saya tidak tahu, tapi ini, saya yakin diatur oleh Rosa," katanya.
"Saya tidak tahu apakah dia dijodohkan untuknya, mungkin karena dia—saya tidak ingin menjelek-jelekkan Diana, tapi—saya tidak akan melakukan itu," paparnya, seperti dikutip dari The Daily Beast, Minggu (24/8/2025).
Meskipun Maxwell mengatakan bahwa dia yakin peristiwa di mana Epstein dan Diana kemungkinan bertemu terjadi di awal tahun 2000-an, faktanya Diana meninggal dalam kecelakaan mobil di Paris pada 31 Agustus 1997.
Dia membantah bahwa dia memperkenalkan Epstein kepada keluarga Kerajaan Inggris, dengan mengatakan, "Itu sama sekali tidak benar."
Klaim Wolff disampaikan di podcast "Inside Trump’s Head" milik Daily Beast. Dia memberi tahu pembawa acara Joanna Coles bahwa Epstein dan Trump sama-sama berusaha merayu putri Kerajaan Inggris tersebut dan, dalam prosesnya, mencapai puncak jejaring sosial paling terkemuka di dunia.
“Mereka berkompetisi, Trump dan Epstein,” kata Wolff. “Siapa yang akan menjadi orang pertama yang tidur dengan Putri Diana?...Mereka langsung mengerti, apa yang bisa Anda dapatkan dari orang-orang ini? Baik Trump maupun Epstein. Apa yang bisa Anda dapatkan dari seseorang, adalah pertanyaan yang selalu Anda tanyakan tentang siapa pun," paparnya.
Baca Juga: Mantan Pengawal Ungkap Sisi Gelap dan Cinta Rahasia Putri Diana, Punya 20 Mantan Pacar
Epstein meninggal di penjara AS pada 10 Agustus 2019, yang menurut otoritas penjara merupakan kasus bunuh diri.
Sedangkan Putri Diana meninggal dalam kecelakaan mobil di Paris pada 31 Agustus 1997.
Sementara itu, Ghislaine Maxwell, terpidana rekan Epstein, telah menyatakan bahwa Epstein mungkin telah diupayakan untuk berkencan dengan mendiang Putri Diana, menurut rekaman yang dirilis oleh Departemen Kehakiman AS pada hari Jumat.
Maxwell menjalani hukuman 20 tahun penjara atas tuduhan perdagangan seks terhadap gadis-gadis muda untuk dilecehkan oleh Epstein, dan saat ini sedang mengajukan permohonan pengampunan dari Presiden AS Donald Trump.
Saat ditanya oleh Wakil Jaksa Agung Todd Blanche bulan lalu, Maxwell mengatakan kepadanya bahwa sebelum dia bertemu Epstein, dia tinggal di London dan bertemu serta mengenal beberapa orang yang sangat menarik, termasuk sahabat Putri Diana.
"Namanya Rosa Monckton. Dan suami Rosa, Dominic Lawson, seorang jurnalis terkenal," katanya.
Maxwell menambahkan bahwa Epstein telah menghadiri sebuah acara besar di London tanpa dirinya, yang diselenggarakan oleh Rosa.
"Saya tidak tahu apakah dia duduk dengan Diana atau dia bertemu dengan Diana dan dia sudah bertemu dengannya. Saya tidak tahu, tapi ini, saya yakin diatur oleh Rosa," katanya.
"Saya tidak tahu apakah dia dijodohkan untuknya, mungkin karena dia—saya tidak ingin menjelek-jelekkan Diana, tapi—saya tidak akan melakukan itu," paparnya, seperti dikutip dari The Daily Beast, Minggu (24/8/2025).
Meskipun Maxwell mengatakan bahwa dia yakin peristiwa di mana Epstein dan Diana kemungkinan bertemu terjadi di awal tahun 2000-an, faktanya Diana meninggal dalam kecelakaan mobil di Paris pada 31 Agustus 1997.
Dia membantah bahwa dia memperkenalkan Epstein kepada keluarga Kerajaan Inggris, dengan mengatakan, "Itu sama sekali tidak benar."
(mas)
Lihat Juga :