5 Alasan Negara-negara Adikuasa Berlomba Bangun PLTN di Bulan, Salah Satu Siap Hadapi Perang Antariksa

Minggu, 24 Agustus 2025 - 21:50 WIB
loading...
A A A
Godaan untuk menguasai wilayah tersebut berpotensi menimbulkan klaim eksklusivitas.

4. Perlombaan Antariksa Baru

Ilyas Golcuklu, kepala departemen hukum internasional privat di Universitas Altinbas di Istanbul, menyebut ini sebagai "perlombaan antariksa baru".

“Sebagai wilayah bersama seluruh umat manusia, ruang angkasa seharusnya tidak dibatasi penggunaannya oleh segelintir negara maju untuk melakukan militerisasi agresif,” ujarnya kepada TRT World.

Berbeda dengan era Perang Dingin ketika AS dan Uni Soviet bersaing memperebutkan prestise teknologi, perlombaan antariksa saat ini tidak hanya melibatkan negara-negara besar tetapi juga perusahaan swasta, seperti SpaceX milik Elon Musk dan Blue Origin milik Jeff Bezos.

“Perusahaan swasta kemungkinan akan mendominasi perlombaan nuklir bulan,” kata Link, seraya menambahkan bahwa perjanjian antariksa tersebut menuntut pertanggungjawaban negara-negara atas tindakan perusahaan mereka.

Artinya, jika sebuah perusahaan AS membangun reaktor di Bulan, pemerintah AS pada akhirnya akan bertanggung jawab atas kecelakaan apa pun berdasarkan Konvensi Tanggung Jawab PBB.

Hal ini diuji pada tahun 1978 ketika sebuah satelit Soviet, Kosmos 954, jatuh di Kanada, menyebarkan puing-puing radioaktif. Uni Soviet membayar jutaan dolar sebagai kompensasi, sebuah preseden yang menggarisbawahi risiko nuklir aktivitas di luar angkasa.

Perjanjian Artemis, serangkaian pengaturan tidak mengikat antara AS dan negara-negara lain yang menguraikan norma-norma yang diharapkan akan diikuti di luar angkasa, menambahkan lapisan perlindungan lainnya.

Perjanjian ini memungkinkan adanya "zona aman" di sekitar fasilitas bulan untuk melindungi operasi. "Preseden zona eksklusi atau 'zona aman' telah ditetapkan oleh Perjanjian Artemis," ujarnya.

"(Namun) Komite PBB untuk Pemanfaatan Luar Angkasa secara Damai saat ini sedang membahas seperti apa hak sumber daya di luar angkasa nantinya," tambahnya.

Jika sebuah pembangkit nuklir membutuhkan zona aman, dapatkah hal itu berkembang menjadi klaim de facto atas sumber daya di sekitarnya?

5. Mengutamakan Kepentingan Nasional

Golcuklu mengatakan bahwa negara-negara mungkin "mengiklankan" reaktor mereka sebagai fasilitas yang melayani "seluruh umat manusia" sambil diam-diam mengejar kepentingan nasional.

"Mengklaim hak atas pembangkit nuklir di Bulan atau benda langit lainnya tampaknya bukan hal yang mustahil di masa depan, sayangnya," ujarnya.

Padahal, Perjanjian Bulan, sebuah suplemen multilateral untuk perjanjian antariksa, bertujuan untuk menjaga Bulan bebas dari senjata. "Perjanjian Bulan melarang hampir semua instalasi militer," kata Golcuklu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
9 Negara yang Memiliki...
9 Negara yang Memiliki Anggaran Terbesar Mengembangkan Bom Nuklir
Iran akan Bangun PLTN...
Iran akan Bangun PLTN di 5 Lokasi Pesisir
Dunia Tahu Israel Memiliki...
Dunia Tahu Israel Memiliki Senjata Nuklir, tapi Kenapa Diam Saja?
7 Senjata yang Mengubah...
7 Senjata yang Mengubah Dunia pada Perang Dunia II, dari Supersonik hingga Bom Nuklir
Drone Hantam Pembangkit...
Drone Hantam Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa, Rusia dan Ukraina Saling Tuduh
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Mengkritik Israel Bukan Berarti Anti-Semit
Rekomendasi
Piala Dunia 2026: Jepang...
Piala Dunia 2026: Jepang 2 Kali Koyak Gawang Tunisia di Babak Pertama
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Harga Minyak Global Kembali Melonjak
Kelab Pantai Favorit...
Kelab Pantai Favorit di Bali, Klive Beach Club Menjadi Ikon Baru Uluwatu
Berita Terkini
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Infografis
8 Negara yang Warganya...
8 Negara yang Warganya Paling Kurus di Dunia, Salah Satunya Jepang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved