Lebanon Mulai Kumpulkan Senjata dari Kamp-kamp Pengungsi Palestina

Jum'at, 22 Agustus 2025 - 21:45 WIB
loading...
Lebanon Mulai Kumpulkan...
Tentara Lebanon mengambil langkah-langkah keamanan saat faksi-faksi Palestina mulai menyerahkan senjata di kamp-kamp pengungsian sebagai bagian dari rencana pemerintah mengendalikan senjata di Kamp Pengungsi Burj al-Barajneh, Beirut, Lebanon, pada 21 Agus
A A A
BEIRUT - Otoritas Lebanon memulai tahap pertama kampanye pengumpulan senjata dari kamp-kamp pengungsi Palestina. Langkah ini diambil sebagai bagian dari keputusan pemerintah memusatkan kepemilikan senjata di dalam lembaga-lembaga negara dan melucuti senjata Hizbullah.

“Hari ini menandai dimulainya proses serah terima senjata dari dalam kamp-kamp Palestina, dimulai dengan kamp Burj al-Barajneh di Beirut. Sejumlah senjata pertama akan diserahkan dan ditempatkan di bawah pengawasan tentara Lebanon,” ujar Duta Besar Ramez Dimashqieh, kepala Komite Dialog Lebanon-Palestina, dalam pernyataan melalui kantor Perdana Menteri.

Dimashqieh menekankan serah terima ini akan memulai serangkaian operasi, dengan sejumlah tambahan diperkirakan akan tiba dalam beberapa pekan mendatang dari Burj al-Barajneh dan kamp-kamp lainnya.

Inisiatif ini merupakan respons langsung terhadap kesepakatan yang dicapai dalam pertemuan puncak antara Presiden Lebanon Joseph Aoun dan Presiden Palestina Mahmoud Abbas pada 21 Mei 2025.

Pertemuan puncak tersebut menegaskan kembali kedaulatan Lebanon atas wilayahnya, pentingnya perluasan kewenangan negara, dan prinsip monopoli senjata.

Selain itu, tindakan terbaru ini sejalan dengan keputusan yang diambil dalam pertemuan gabungan Komite Dialog Lebanon-Palestina yang diselenggarakan pada 23 Mei 2025.

Dipimpin oleh Perdana Menteri Nawaf Salam, pertemuan ini melibatkan perwakilan dari otoritas Lebanon dan Palestina, di mana mekanisme eksekutif dan jadwal yang jelas untuk menangani masalah senjata Palestina di Lebanon ditetapkan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Israel Serang Kota di...
Israel Serang Kota di Lebanon yang Namanya Disebut dalam Alkitab
Polda Metro Jaya Kawal...
Polda Metro Jaya Kawal Demo Mahasiswa di Jakarta, Aparat Tak Bawa Senpi
Eks Presiden Korsel...
Eks Presiden Korsel Divonis 30 Tahun Penjara Terkait Operasi Drone ke Korut
Putri Thailand Bajrakitiyabha...
Putri Thailand Bajrakitiyabha Meninggal Dunia usai Koma 3 Tahun
Rekomendasi
PHEV Indonesia 2026:...
PHEV Indonesia 2026: Tahun Ketika BYD Memangkas Harga, Pasar Berlipat Ganda
Harga BYD M6 DM Dirilis:...
Harga BYD M6 DM Dirilis: Mulai Rp298 Juta, Klaim Irit 65 Km/Liter Setara Motor Matic
UBAYA Tantang SCU di...
UBAYA Tantang SCU di Final Putri, Perbanas Hadapi UKSW pada Puncak Campus League 2026
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
10 Figur Publik Penerima...
10 Figur Publik Penerima Beasiswa LPDP, dari Mutiara Baswedan hingga Maudy Ayunda
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved