Ini Sosok Putri Bajrakitiyabha, Putri Raja Thailand yang Koma 3 Tahun Tak Kunjung Bangun
Kamis, 21 Agustus 2025 - 11:38 WIB
loading...
Putri Bajrakitiyabha, putri sulung Raja Maha Vajiralongkorn dari Kerajaan Thailand. Sang putri sakit koma sejak 3 tahun lalu dan tak kunjung bangun. Foto/UNODC
A
A
A
BANGKOK - Putri Bajrakitiyabha, yang dikenal sebagai Putri Bha, adalah putri sulung Raja Maha Vajiralongkorn (Rama X) dari Kerajaan Thailand. Sang putri telah menderita koma sejak Desember 2022 dan tak kunjung bangun hingga sekarang.
Dalam penyajian informasi yang luar biasa transparan mengenai Monarki Thailand, para dokter istana merilis laporan terbaru pada Selasa lalu yang merinci upaya yang hampir putus asa untuk menstabilkan Putri Bha.
"Yang Mulia menerima perawatan berkelanjutan untuk menstabilkan tekanan darahnya akibat infeksi parah," bunyi pernyataan dokter istana, seperti dikutip dari Nation Thailand, Kamis (21/8/2025).
Baca Juga: Ini Vacharaesorn, Putra Raja Thailand yang Tak Diakui dan Pilih Jadi Biksu Buddha
Menurut dokter, Putri Bha sedang diberi obat-obatan untuk menstabilkan tekanan darahnya, bersama dengan antibiotik untuk mendukung fungsi ginjal dan juga sedang menerima ventilasi mekanis.
Kondisi Putri Bajrakitiyabha memburuk secara signifikan minggu lalu ketika tim rumah sakit yang memantaunya mendeteksi infeksi aliran darah yang serius. Ini menandai laporan medis keempat mengenai kesehatan putri sulung Raja Rama X selama bertahun-tahun.
Laporan para dokter istana tersebut terbilang langka karena privasi keluarga kerajaan negara Asia Tenggara ini tidak tersentuh siapa pun, dan semua Informasi mengenai anggotanya sangat dibatasi dan dikontrol oleh istana.
Thailand memberlakukan hukum yang sangat ketat terhadap penghinaan terhadap kerajaan, di mana setiap kritik atau komentar yang dianggap menyinggung atau merusak martabat dinasti Chakri dapat dihukum dengan beberapa tahun penjara.
Putri Bajrakitiyabha memiliki nama lengkap Somdet Phra Chao Luk Thoe Chao Fa Bajrakitiyabha Narendira Debyawati. Dia memperoleh gelar Kromma Luang Rajasarini Siribajra Maha Watcharathida sejak Juli 2019.
Putri Bha lahir pada 7 Desember 1978 di Amphorn Sathan Residential Hall, Dusit Palace, Bangkok. Dia merupakan putri sulung Raja Vajiralongkorn dari istri pertamanya, Putri Soamsawali. Dia juga merupakan cucu pertama dari mendiang Raja Bhumibol Adulyadej dan Ratu Sirikit.
Putri Bha mendapat pendidikan dasar dan menengah di Rajini School. Dia melanjutkan pendidikannya ke Inggris dan Amerika Serikat.
Dia gelar sarjana LL.B. dari Universitas Thammasat dan B.A. Ilmu Hubungan Internasional dari Sukhothai Thammatirat University— keduanya diraih tahun 2000. Dia juga meraih gelar pascasarjana di AS: LL.M. dari Cornell Law School tahun 2002 dan J.S.D. (doktor hukum) dari Cornell University tahun 2005. Bahkan, dia meraih gelar kehormatan; Honorary LL.D. dari IIT Chicago-Kent College of Law pada Mei 2012.
Putri Bha pernah menjadi Duta Besar Thailand untuk Austria, sekaligus merangkap Slovakia dan Slovenia. Dia juga tercatat pernah menjadi Perwakilan Thailand di Komisi PBB untuk Pencegahan dan Peradilan Kejahatan.
Tak hanya menjadi diplomat, Putri Bha juga mendapat pangkal jenderal sebagai Kepala Staf Komando Pengawal Pribadi Kerajaan.
Sebagai putri sulung raja dan satu-satunya anak dari istri pertama, dia secara hukum konstitusi 1974 memungkinkan untuk menjadi pewaris takhta. Dia dikenal sangat menjaga jarak dari politik.
Pada Desember 2022, Putri Bajrakitiyabha tiba-tiba kolaps saat melatih anjing militer di Nakhon Ratchasima akibat aritmia jantung dan peradangan. Dia kemudian dilarikan ke rumah sakit.
Selama tiga tahun terakhir, kondisinya koma dan bergantung pada perangkat medis.
Dalam penyajian informasi yang luar biasa transparan mengenai Monarki Thailand, para dokter istana merilis laporan terbaru pada Selasa lalu yang merinci upaya yang hampir putus asa untuk menstabilkan Putri Bha.
"Yang Mulia menerima perawatan berkelanjutan untuk menstabilkan tekanan darahnya akibat infeksi parah," bunyi pernyataan dokter istana, seperti dikutip dari Nation Thailand, Kamis (21/8/2025).
Baca Juga: Ini Vacharaesorn, Putra Raja Thailand yang Tak Diakui dan Pilih Jadi Biksu Buddha
Menurut dokter, Putri Bha sedang diberi obat-obatan untuk menstabilkan tekanan darahnya, bersama dengan antibiotik untuk mendukung fungsi ginjal dan juga sedang menerima ventilasi mekanis.
Kondisi Putri Bajrakitiyabha memburuk secara signifikan minggu lalu ketika tim rumah sakit yang memantaunya mendeteksi infeksi aliran darah yang serius. Ini menandai laporan medis keempat mengenai kesehatan putri sulung Raja Rama X selama bertahun-tahun.
Laporan para dokter istana tersebut terbilang langka karena privasi keluarga kerajaan negara Asia Tenggara ini tidak tersentuh siapa pun, dan semua Informasi mengenai anggotanya sangat dibatasi dan dikontrol oleh istana.
Thailand memberlakukan hukum yang sangat ketat terhadap penghinaan terhadap kerajaan, di mana setiap kritik atau komentar yang dianggap menyinggung atau merusak martabat dinasti Chakri dapat dihukum dengan beberapa tahun penjara.
Sosok Putri Bajrakitiyabha, dari Diplomat hingga Jenderal
Putri Bajrakitiyabha memiliki nama lengkap Somdet Phra Chao Luk Thoe Chao Fa Bajrakitiyabha Narendira Debyawati. Dia memperoleh gelar Kromma Luang Rajasarini Siribajra Maha Watcharathida sejak Juli 2019.
Putri Bha lahir pada 7 Desember 1978 di Amphorn Sathan Residential Hall, Dusit Palace, Bangkok. Dia merupakan putri sulung Raja Vajiralongkorn dari istri pertamanya, Putri Soamsawali. Dia juga merupakan cucu pertama dari mendiang Raja Bhumibol Adulyadej dan Ratu Sirikit.
Putri Bha mendapat pendidikan dasar dan menengah di Rajini School. Dia melanjutkan pendidikannya ke Inggris dan Amerika Serikat.
Dia gelar sarjana LL.B. dari Universitas Thammasat dan B.A. Ilmu Hubungan Internasional dari Sukhothai Thammatirat University— keduanya diraih tahun 2000. Dia juga meraih gelar pascasarjana di AS: LL.M. dari Cornell Law School tahun 2002 dan J.S.D. (doktor hukum) dari Cornell University tahun 2005. Bahkan, dia meraih gelar kehormatan; Honorary LL.D. dari IIT Chicago-Kent College of Law pada Mei 2012.
Putri Bha pernah menjadi Duta Besar Thailand untuk Austria, sekaligus merangkap Slovakia dan Slovenia. Dia juga tercatat pernah menjadi Perwakilan Thailand di Komisi PBB untuk Pencegahan dan Peradilan Kejahatan.
Tak hanya menjadi diplomat, Putri Bha juga mendapat pangkal jenderal sebagai Kepala Staf Komando Pengawal Pribadi Kerajaan.
Sebagai putri sulung raja dan satu-satunya anak dari istri pertama, dia secara hukum konstitusi 1974 memungkinkan untuk menjadi pewaris takhta. Dia dikenal sangat menjaga jarak dari politik.
Pada Desember 2022, Putri Bajrakitiyabha tiba-tiba kolaps saat melatih anjing militer di Nakhon Ratchasima akibat aritmia jantung dan peradangan. Dia kemudian dilarikan ke rumah sakit.
Selama tiga tahun terakhir, kondisinya koma dan bergantung pada perangkat medis.
(mas)
Lihat Juga :