Eropa Desak Trump Kerahkan Jet Tempur Siluman F-35 AS untuk Lindungi Ukraina dari Invasi Rusia
Kamis, 21 Agustus 2025 - 10:00 WIB
loading...
Uni Eropa mendesak Presiden AS Donald Trump untuk mengerahkan jet tempur siluman F-35 Amerika ke Rumania guna melindungi Ukraina dari invasi Rusia. Foto/via Anadolu
A
A
A
KYIV - Negara-negara Uni Eropa telah mendesak Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk mengerahkan jet tempur siluman F-35 ke Rumania. Misinya untuk melindungi Ukraina dari invasi Rusia.
Desakan tersebut diungkap The Times, yang dikutip RBC-Ukraine, Kamis (21/8/2025). Laporan itu juga mengungkap bahwa NATO sedang membangun pangkalan udara terbesarnya di Eropa di Rumania untuk mencegah potensi invasi Rusia.
Pada 18 Agustus, dalam pertemuan dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dan para pemimpin Eropa, Trump mengesampingkan pengerahan pasukan AS di tanah Ukraina tetapi menyatakan bersedia memberikan dukungan udara sebagai bagian dari jaminan keamanan AS.
Baca Juga: Langka, Jet Tempur Siluman F-35 dan F-22 AS Mengawal Putin Pulang
Setelah pertemuan tersebut, para pemimpin militer dari Inggris, Jerman, Prancis, Finlandia, dan Italia berkumpul di Washington atas undangan mantan Ketua Kepala Staf Gabungan AS Jenderal Mark Milley untuk membahas logistik dukungan Amerika.
Saat ini, NATO berpatroli di wilayah udara di atas Laut Hitam dari Pangkalan Udara Mihail Kogalniceanu di Rumania. Selama Perang Irak, pangkalan ini berfungsi sebagai pusat pasukan AS.
Selain mendesak pesawat tempur AS ditempatkan di Rumania, negara-negara Eropa juga sedang mencari jaminan kelanjutan penggunaan satelit Amerika untuk GPS dan dukungan intelijen di Ukraina.
Lebih lanjut, mereka meminta pengiriman rudal darat-ke-udara Patriot dan NASAMS dari AS untuk mempertahankan diri dari serangan Rusia, serta izin untuk penerbangan pengintaian di atas Laut Hitam.
Sejak awal perang, Angkatan Udara Kerajaan Inggris telah melakukan misi pengintaian menggunakan pesawat Rivet Joint, tetapi penerbangan Boeing memerlukan persetujuan AS.
Washington belum berkomentar atas laporan tentang desakan Uni Eropa kepada Trump untuk mengerahkan jet tempur siluman F-35 ke Rumania.
Dalam pertemuan antara Trump, Zelensky, dan para pemimpin Eropa pada 18 Agustus di Gedung Putih, topik utama diskusi adalah jaminan keamanan untuk Ukraina.
Kubu sekutu sedang mempertimbangkan untuk memberikan jaminan tersebut berdasarkan prinsip Pasal 5 NATO, meski Ukraina bukan anggota aliansi tersebut.
Trump tidak menutup kemungkinan bahwa AS dapat memberikan dukungan udara kepada Ukraina sebagai bagian dari jaminan keamanan ini. Pemerintah AS menggambarkan hal ini sebagai sebuah opsi dan kemungkinan.
Sementara itu, "Koalisi yang Bersedia" bentukan Inggris dan Prancis mengumumkan kesiapannya untuk mengerahkan pasukan penangkal di wilayah Ukraina.
Menurut RBC-Ukraine, Rusia dilaporkan terbuka terhadap jaminan keamanan untuk Ukraina, tetapi jaminan tersebut harus diimplementasikan secara setara dengan melibatkan China, AS, Inggris, dan Prancis.
Desakan tersebut diungkap The Times, yang dikutip RBC-Ukraine, Kamis (21/8/2025). Laporan itu juga mengungkap bahwa NATO sedang membangun pangkalan udara terbesarnya di Eropa di Rumania untuk mencegah potensi invasi Rusia.
Pada 18 Agustus, dalam pertemuan dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dan para pemimpin Eropa, Trump mengesampingkan pengerahan pasukan AS di tanah Ukraina tetapi menyatakan bersedia memberikan dukungan udara sebagai bagian dari jaminan keamanan AS.
Baca Juga: Langka, Jet Tempur Siluman F-35 dan F-22 AS Mengawal Putin Pulang
Setelah pertemuan tersebut, para pemimpin militer dari Inggris, Jerman, Prancis, Finlandia, dan Italia berkumpul di Washington atas undangan mantan Ketua Kepala Staf Gabungan AS Jenderal Mark Milley untuk membahas logistik dukungan Amerika.
Saat ini, NATO berpatroli di wilayah udara di atas Laut Hitam dari Pangkalan Udara Mihail Kogalniceanu di Rumania. Selama Perang Irak, pangkalan ini berfungsi sebagai pusat pasukan AS.
Selain mendesak pesawat tempur AS ditempatkan di Rumania, negara-negara Eropa juga sedang mencari jaminan kelanjutan penggunaan satelit Amerika untuk GPS dan dukungan intelijen di Ukraina.
Lebih lanjut, mereka meminta pengiriman rudal darat-ke-udara Patriot dan NASAMS dari AS untuk mempertahankan diri dari serangan Rusia, serta izin untuk penerbangan pengintaian di atas Laut Hitam.
Sejak awal perang, Angkatan Udara Kerajaan Inggris telah melakukan misi pengintaian menggunakan pesawat Rivet Joint, tetapi penerbangan Boeing memerlukan persetujuan AS.
Washington belum berkomentar atas laporan tentang desakan Uni Eropa kepada Trump untuk mengerahkan jet tempur siluman F-35 ke Rumania.
Jaminan Keamanan untuk Ukraina
Dalam pertemuan antara Trump, Zelensky, dan para pemimpin Eropa pada 18 Agustus di Gedung Putih, topik utama diskusi adalah jaminan keamanan untuk Ukraina.
Kubu sekutu sedang mempertimbangkan untuk memberikan jaminan tersebut berdasarkan prinsip Pasal 5 NATO, meski Ukraina bukan anggota aliansi tersebut.
Trump tidak menutup kemungkinan bahwa AS dapat memberikan dukungan udara kepada Ukraina sebagai bagian dari jaminan keamanan ini. Pemerintah AS menggambarkan hal ini sebagai sebuah opsi dan kemungkinan.
Sementara itu, "Koalisi yang Bersedia" bentukan Inggris dan Prancis mengumumkan kesiapannya untuk mengerahkan pasukan penangkal di wilayah Ukraina.
Menurut RBC-Ukraine, Rusia dilaporkan terbuka terhadap jaminan keamanan untuk Ukraina, tetapi jaminan tersebut harus diimplementasikan secara setara dengan melibatkan China, AS, Inggris, dan Prancis.
(mas)
Lihat Juga :