Mesir Bantah Usulan Penyerahan Senjata Hamas ke Kairo
Rabu, 20 Agustus 2025 - 17:35 WIB
loading...
Mesir bantah usulan penyerahan senjata Hamas ke Kairo. Foto/X/@GlobeEyeNews
A
A
A
KAIRO - Sumber-sumber senior Mesir membantah klaim media Israel bahwa Kairo mengusulkan rencana bagi Hamas untuk menyerahkan senjatanya kepada Mesir sebagai simpanan sementara dalam kerangka yang lebih luas untuk masa depan Gaza. Itu dilaporkan Cairo News.
Bantahan tersebut muncul sebagai tanggapan atas laporan Israel yang menyatakan bahwa Mesir telah mengajukan proposal agar senjata Hamas diserahkan kepada Hamas sebagai "deposit terbuka" di bawah apa yang digambarkan sebagai rencana "sehari setelah" untuk Gaza.
Menurut Cairo News, sumber-sumber senior Mesir yang tidak disebutkan namanya mengonfirmasi pada hari Selasa bahwa tidak ada proposal semacam itu.
BacaJuga: PM Netanyahu Tuduh Negara Tetangga Indonesia Ini Mengkhianati Israel
Sumber-sumber tersebut menjelaskan bahwa proposal yang diajukan Mesir dan Qatar, yang diterima Hamas, mencakup gencatan senjata selama 60 hari.
Mereka menambahkan bahwa negosiasi untuk gencatan senjata permanen antara Israel dan Hamas akan dimulai pada hari pertama implementasi perjanjian tersebut.
Sebelumnya pada hari Selasa, Menteri Luar Negeri Mesir Badr Abdelatty mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa "kemajuan signifikan telah dicapai" dalam perundingan gencatan senjata di Gaza, menekankan bahwa "bola sekarang ada di tangan Israel."
Perkembangan ini menyusul pengumuman proposal baru oleh para mediator tentang pertukaran tahanan dan mengakhiri perang di Gaza, yang disetujui Hamas pada hari Senin.
Bantahan tersebut muncul sebagai tanggapan atas laporan Israel yang menyatakan bahwa Mesir telah mengajukan proposal agar senjata Hamas diserahkan kepada Hamas sebagai "deposit terbuka" di bawah apa yang digambarkan sebagai rencana "sehari setelah" untuk Gaza.
Menurut Cairo News, sumber-sumber senior Mesir yang tidak disebutkan namanya mengonfirmasi pada hari Selasa bahwa tidak ada proposal semacam itu.
BacaJuga: PM Netanyahu Tuduh Negara Tetangga Indonesia Ini Mengkhianati Israel
Sumber-sumber tersebut menjelaskan bahwa proposal yang diajukan Mesir dan Qatar, yang diterima Hamas, mencakup gencatan senjata selama 60 hari.
Mereka menambahkan bahwa negosiasi untuk gencatan senjata permanen antara Israel dan Hamas akan dimulai pada hari pertama implementasi perjanjian tersebut.
Sebelumnya pada hari Selasa, Menteri Luar Negeri Mesir Badr Abdelatty mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa "kemajuan signifikan telah dicapai" dalam perundingan gencatan senjata di Gaza, menekankan bahwa "bola sekarang ada di tangan Israel."
Perkembangan ini menyusul pengumuman proposal baru oleh para mediator tentang pertukaran tahanan dan mengakhiri perang di Gaza, yang disetujui Hamas pada hari Senin.
(ahm)
Lihat Juga :