Hamas Ungkap Syarat Utama Gencatan Senjata dalam Proposal Terbaru

Rabu, 20 Agustus 2025 - 12:00 WIB
loading...
Hamas Ungkap Syarat...
Pejuang Hamas saat pertukaran tahanan di Gaza. Foto/anadolu
A A A
GAZA - Sumber-sumber Palestina mengungkapkan poin-poin penting dari proposal baru yang diajukan oleh mediator Mesir dan Qatar. Proposal itu telah disetujui Hamas sebelumnya.

Sumber-sumber tersebut menjelaskan proposal baru tersebut mengubah garis penarikan Israel yang direncanakan di Gaza selama periode gencatan senjata, membatasi penarikan hingga 800 meter di sepanjang perbatasan timur, utara, dan selatan Jalur Gaza.

Menurut proposal tersebut, 600 truk yang membawa bantuan, barang-barang komersial, dan material tempat tinggal akan memasuki Gaza setiap hari melalui organisasi-organisasi PBB dan kemanusiaan terkemuka.

Poin lain dalam proposal tersebut adalah kesepakatan pertukaran tahanan. Sebagai imbalan atas pembebasan hidup-hidup 10 tawanan Israel, Israel akan membebaskan 1.700 tahanan Palestina, termasuk 1.500 dari Gaza.

Proposal baru yang disetujui Hamas juga menandai dimulainya negosiasi serius sejak hari pertama gencatan senjata, yang bertujuan mengakhiri perang dalam periode gencatan senjata 60 hari.

Sumber-sumber tersebut menekankan persetujuan Hamas tidak serta merta berarti kesepakatan telah tercapai, melainkan menempatkan tanggung jawab pada Israel dan Amerika Serikat, yang responsnya akan menentukan hasil putaran perundingan saat ini.

Baca juga: Mesir Sangkal Laporan Proposal Pelucutan Senjata Hamas
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
4 Respons Cepat Akibat...
4 Respons Cepat Akibat Perang Iran dan AS Berakhir, Pasar Saham Bergairah dan Harga Minyak Turun
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Hari ke-83 Perang Iran:...
Hari ke-83 Perang Iran: Ketika Diplomasi Menjadi Jeda Kematian
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
Terungkap! Pemimpin...
Terungkap! Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei Ikut Susun Kesepakatan Damai dengan AS
Rekomendasi
Austria Ungguli Yordania...
Austria Ungguli Yordania 1-0 di Babak Pertama, Gol Roket Schmid Jadi Pembeda
Tom Holland Akhirnya...
Tom Holland Akhirnya Buka Suara, Akui Sudah Menikah dengan Zendaya
IFG Life Bayarkan Klaim...
IFG Life Bayarkan Klaim Asuransi Kredit Nasabah Bank Sulselbar
Berita Terkini
Kapal Tanker Ketiga...
Kapal Tanker Ketiga Pembawa Minyak Iran Keluar dari Garis Blokade AS
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Media Asing Soroti Aksi...
Media Asing Soroti Aksi Demo Mahasiswa terhadap Kebijakan Pemerintah Indonesia
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Infografis
Selama Gencatan Senjata...
Selama Gencatan Senjata Paskah, Rusia Diserang Ukraina 1.300 Kali
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved