Israel Bunuh Hampir 19.000 Anak dalam Genosida Gaza, Serangan Makin Gencar

Rabu, 20 Agustus 2025 - 09:33 WIB
loading...
A A A
Namun, media Israel melaporkan pemerintah sayap kanan Israel menginginkan semua tawanan yang ditahan di Gaza, baik yang hidup maupun yang mati, dipulangkan sekaligus.

Serangan di Kota Gaza meningkat, proposal gencatan senjata mencapai titik keseimbangan

Upaya menghentikan pertempuran mendapatkan momentum baru selama seminggu terakhir. Mediator Qatar dan Mesir telah mendorong dimulainya kembali perundingan tidak langsung antara kedua belah pihak mengenai rencana gencatan senjata yang didukung AS.

Proposal tersebut mencakup pembebasan 200 tahanan Palestina yang ditahan di Israel dan sejumlah perempuan dan anak di bawah umur yang tidak disebutkan jumlahnya, dengan imbalan 10 tawanan hidup dan 18 jenazah dari Gaza, menurut seorang pejabat Hamas.

Dua sumber keamanan Mesir mengonfirmasi detail tersebut dan menambahkan Hamas juga telah meminta pembebasan ratusan tahanan dari Gaza.

Israel mengatakan total 50 tawanan masih berada di Gaza, 20 di antaranya masih hidup.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed al-Ansari, mengatakan kesepakatan gencatan senjata 60 hari akan mencakup "jalur menuju kesepakatan komprehensif untuk mengakhiri perang".

Baca juga: Qatar Ungkap Gencatan Senjata Hamas-Israel Positif, tapi Tidak Terlalu Optimis
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
BKKBN Tekankan Peran...
BKKBN Tekankan Peran Ayah Kunci Pembentukan Karakter Anak
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
AS Janji Ubah Hubungan...
AS Janji Ubah Hubungan dengan Iran secara Drastis, jika...
Rekomendasi
Prabowo Gandeng Imperial...
Prabowo Gandeng Imperial College London Bangun 10 Universitas Kedokteran di Indonesia
Penahanan Roy Suryo...
Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangguhkan Kejaksaan, Kapolri: Kewajiban Kami Telah Selesai
Bangun SDM Unggul, Pertamina...
Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3
Berita Terkini
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Infografis
Kapal Bantuan Gaza Dibom...
Kapal Bantuan Gaza Dibom Israel di Perairan Internasional
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved