Anak Putri Mahkota Norwegia Didakwa Memerkosa 4 Perempuan, Terancam 10 Tahun Penjara
Selasa, 19 Agustus 2025 - 08:08 WIB
loading...
A
A
A
"Kepalan Tangan"
"Kekerasan tersebut antara lain berupa pukulan berulang kali di wajah korban, termasuk dengan tangan terkepal, mencekiknya, menendangnya, dan mencengkeramnya dengan keras," kata jaksa penuntut.
Menurutnya, hukuman maksimum untuk pelanggaran dalam dakwaan tersebut adalah hingga 10 tahun penjara.
"Ini adalah tindakan yang sangat serius yang dapat meninggalkan bekas luka yang bertahan lama dan menghancurkan kehidupan," paparnya.
Pihak istana tetap bungkam setelah pengumuman dakwaan tersebut.
"Pengadilanlah yang akan mempertimbangkan masalah ini dan mengambil keputusan," kata juru bicara istana, Sara Svanemyr, dalam sebuah komentar yang dikirim melalui email kepada AFP,Selasa (19/8/2025).
Jaksa penuntut mengatakan bahwa Hoiby, sebagai anggota keluarga kerajaan, tidak akan diperlakukan lebih ringan atau lebih berat daripada siapa pun dalam situasi serupa.
Hoiby telah mengakui penyerangan dan vandalisme dalam insiden Agustus 2024.
Dalam pernyataan publik 10 hari setelah penangkapannya, dia mengatakan dia bertindak di bawah pengaruh alkohol dan kokain setelah bertengkar, setelah menderita masalah mental dan berjuang untuk waktu yang lama dengan penyalahgunaan zat.
Bertubuh tinggi dan berambut pirang yang menampilkan penampilan "bad boy" dengan rambut disisir ke belakang, anting-anting, cincin, dan tato, Hoiby telah menjadi sorotan media sejak penangkapannya.
Ketika tuduhan pemerkosaan muncul pada bulan November, dia ditahan selama seminggu—sesuatu yang belum pernah terjadi sebelumnya bagi seorang anggota keluarga kerajaan Norwegia.
Lihat Juga :