Zionis Siapkan Rencana Jahat untuk Kairo, Tentara Mesir Ancam Israel
Senin, 18 Agustus 2025 - 20:40 WIB
loading...
A
A
A
Kepala Dinas Intelijen Militer Mesir menekankan komitmen Komando Umum Angkatan Bersenjata untuk mendukung Dinas tersebut dengan semua kemampuan teknologi dan sumber daya yang dibutuhkan agar dapat melanjutkan operasi pengawasannya, mencapai kesiapan penuh "untuk segera menanggapi setiap serangan," dan kemampuan Angkatan Bersenjata Mesir untuk "menghadapi ancaman terhadap keamanan nasional Mesir" dengan efisiensi tinggi.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Mesir Badr Abdelatty mengatakan bahwa daftar personel polisi Palestina yang menjalani pelatihan di Mesir dan Yordania untuk penempatan di Gaza telah difinalisasi.
Abdelatty mengatakan kepada penyiar lokal DMC TV bahwa sekitar 5.000 petugas polisi Palestina akan dilatih di Mesir untuk mengambil bagian dalam administrasi keamanan Gaza setelah perang Israel berakhir.
Ia menjelaskan bahwa Mesir dan Yordania bekerja sama untuk mempersiapkan personel keamanan Palestina guna mengelola wilayah tersebut dan menghindari kekosongan keamanan.
Diplomat tinggi tersebut mengatakan Kairo akan menjadi tuan rumah konferensi internasional untuk rekonstruksi Gaza, di mana visi Mesir untuk mengelola Jalur Gaza setelah perang akan diumumkan.
Abdelatty menambahkan bahwa kesepakatan telah dicapai mengenai 15 tokoh terkemuka dari Gaza untuk memimpin wilayah tersebut selama enam bulan, menekankan bahwa Otoritas Palestina adalah satu-satunya badan sah yang berhak memerintah Gaza.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Mesir Badr Abdelatty mengatakan bahwa daftar personel polisi Palestina yang menjalani pelatihan di Mesir dan Yordania untuk penempatan di Gaza telah difinalisasi.
Abdelatty mengatakan kepada penyiar lokal DMC TV bahwa sekitar 5.000 petugas polisi Palestina akan dilatih di Mesir untuk mengambil bagian dalam administrasi keamanan Gaza setelah perang Israel berakhir.
Ia menjelaskan bahwa Mesir dan Yordania bekerja sama untuk mempersiapkan personel keamanan Palestina guna mengelola wilayah tersebut dan menghindari kekosongan keamanan.
Diplomat tinggi tersebut mengatakan Kairo akan menjadi tuan rumah konferensi internasional untuk rekonstruksi Gaza, di mana visi Mesir untuk mengelola Jalur Gaza setelah perang akan diumumkan.
Abdelatty menambahkan bahwa kesepakatan telah dicapai mengenai 15 tokoh terkemuka dari Gaza untuk memimpin wilayah tersebut selama enam bulan, menekankan bahwa Otoritas Palestina adalah satu-satunya badan sah yang berhak memerintah Gaza.
Lihat Juga :