Anak Durhaka di India Memerkosa Ibunya 2 Kali, Klaim sebagai Hukuman

Minggu, 17 Agustus 2025 - 14:06 WIB
loading...
Anak Durhaka di India...
Polisi India menangkap seorang pria atas tuduhan telah memerkosanya ibunya hingga dua kali. Foto/The Hindustan Times
A A A
NEW DELHI - Seorang pria berusia 39 tahun di Delhi, India, telah ditangkap polisi atas tuduhan telah memerkosa ibunya yang berusia 65 tahun hingga dua kali. Anak durhaka tersebut berdalih dia menghukum ibunya atas perselingkuhannya di masa lalu.

Korban, yang melapor ke polisi, mengatakan dia dipaksa melepas burqa, dikurung di dalam kamar, dan dipukuli oleh putranya di rumah mereka di daerah Hauz Qazi.

Menurut korban, dia tinggal bersama suaminya yang pensiunan pegawai negeri, putra tersangka, dan seorang putri di Hauz Qazi. Putri sulung mereka tinggal di dekat wilayah itu bersama mertuanya.

Baca Juga: Perempuan Ini Pingsan saat Tes Kerja, Malah Diperkosa Beramai-ramai di Ambulans

Pada 17 Juli, korban, suami, dan putri bungsunya pergi ke Arab Saudi untuk berziarah. Delapan hari kemudian, saat mereka masih di luar negeri, tersangka mulai berulang kali menelepon ayahnya, mendesak agar keluarga tersebut pulang ke Delhi.

“Dia bilang kami harus datang ke Delhi karena dia ingin suami saya menceraikan saya, mengeklaim dia telah mengetahui bahwa saya memiliki hubungan di luar nikah dengan pria lain ketika dia masih kecil, sebelum adik perempuannya lahir, dan ketika suami saya biasa bepergian untuk bekerja,” kata korban itu dalam pengaduannya kepada polisi, seperti dikutip The Hindustan Times, Minggu (17/8/2025).

Keluarga tersebut pulang ke Delhi pada 1 Agustus. Setibanya di sana, tersangka diduga menyerang ibunya.

"Dia menyuruh saya melepas burqa, mengunci saya di kamar, dan memukuli saya. Dia memberi tahu suami saya bahwa dia telah memanjakan saya," kata korban kepada polisi, menurut seorang petugas yang mengutip pernyataannya.

Menurut polisi, tersangka pada 11 Agustus memberi tahu anggota keluarga bahwa dia ingin berbicara secara pribadi dengan ibunya.

"Dia menguncinya di kamar dan memerkosanya. Dia mengatakan bahwa dia menghukumnya atas perilakunya sebelumnya meskipun korban mengatakan bahwa dia ibunya," kata petugas polisi tersebut.

Karena ketakutan, korban awalnya berlindung di rumah putri sulungnya. Dia pulang ketika situasi memburuk.

Pada 14 Agustus, tersangka diduga memasuki kamar tempat ibunya sedang tidur dan memerkosanya lagi.

Keesokan harinya, korban itu menceritakan kejadian tersebut kepada putri bungsunya, yang kemudian mendesaknya untuk melapor ke polisi.

Polisi telah mendaftarkan kasus tersebut berdasarkan Pasal 64 (tentang pemerkosaan) Bharatiya Nyaya Sanhita. Tersangka telah ditangkap dan penyelidikan sedang berlangsung.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
4 Fakta Memalukan Keluarga...
4 Fakta Memalukan Keluarga Kerajaan Norwegia Divonis 4 Tahun Penjara karena Pemerkosaan
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Di Tengah Piala Dunia...
Di Tengah Piala Dunia 2026, Kapten Timnas Cape Verde Diselidiki Polisi atas Dugaan Pemerkosaan
Gempa Dahsyat Venezuela,...
Gempa Dahsyat Venezuela, Bandara Internasional Ditutup hingga Warga Berhamburan ke Jalan
Iran Desak AS Paksa...
Iran Desak AS Paksa Israel Tarik Pasukan dari Lebanon
Rekomendasi
Pakar Hukum: Konsep...
Pakar Hukum: Konsep Presisi Jadi Kunci Meningkatnya Kepercayaan Publik kepada Polri
Dugaan Aroma Konspirasi...
Dugaan Aroma Konspirasi 'Aib Gijon' di Piala Dunia 2026, Sengaja Singkirkan Iran?
Soroti Kematian 5 Calon...
Soroti Kematian 5 Calon Manajer Kopdes, Pimpinan Komisi XIII DPR Dorong Komnas HAM Investigasi
Berita Terkini
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Pria Misterius Dijuluki...
Pria Misterius Dijuluki 'Batman' Diburu Polisi karena Ikat Para Maling Motor di Tiang Lampu
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
Infografis
10 Miliarder India di...
10 Miliarder India di 2025, Paling Tajir Berharta Rp1.497 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved