Putin pada Trump: Lain Kali di Moskow
Sabtu, 16 Agustus 2025 - 07:23 WIB
loading...
Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden AS Donald Trump pada konferensi pers bersama di Alaska. Foto/RIA
A
A
A
ALASKA - Dalam langkah langka, Presiden Rusia Vladimir Putin beralih ke bahasa Inggris untuk mengundang Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump ke Moskow untuk putaran perundingan damai berikutnya, setelah pertemuan puncak mereka di Anchorage, Alaska pada hari Jumat (15/8/2025).
Trump mengatakan ia dapat melihat pertemuan itu berlangsung, meskipun kemungkinan akan menghadapi penolakan politik.
Berbicara dalam konferensi pers, Trump menyebut pertemuan itu “sangat produktif” dan berkata, “kita belum sampai di sana, tetapi kita memiliki peluang yang sangat bagus untuk sampai di sana,” menyiratkan belum ada kesepakatan yang tercapai.
Ia mengatakan perundingan tersebut menandai kemajuan yang signifikan dan menegaskan kembali apa yang ia sebut sebagai hubungannya yang kuat dengan Putin.
“Kesepakatan hari ini akan membantu kita memulai kembali hubungan pragmatis,” ujar Trump.
Di akhir konferensi pers, Trump berterima kasih kepada Putin dan mengatakan ia berharap dapat berbicara dengannya lagi segera.
“Lain Kali di Moskow,” ujar Putin dalam bahasa Inggris.
“Itu menarik,” jawab Trump. "Saya akan sedikit dikritik karena hal itu. Tapi saya bisa melihat kemungkinan itu terjadi."
Putin berterima kasih kepada Trump atas apa yang disebutnya nada "ramah" dan pendekatan "berorientasi pada hasil", dengan mengatakan hal itu dapat "memulai kita di jalan menuju resolusi di Ukraina."
Ia menggambarkan perundingan tersebut sebagai "konstruktif" dan menegaskan kembali pandangannya tidak akan ada perang di Ukraina jika Trump menjadi presiden ketika konflik tersebut pecah.
Tidak ada detail kesepakatan yang diberikan, dan baik Putin maupun Trump tidak menjawab pertanyaan dari wartawan.
Baca juga: 5 Fakta yang Jarang Diketahui soal Pertemuan Putin-Trump di Alaska
Trump mengatakan ia dapat melihat pertemuan itu berlangsung, meskipun kemungkinan akan menghadapi penolakan politik.
Berbicara dalam konferensi pers, Trump menyebut pertemuan itu “sangat produktif” dan berkata, “kita belum sampai di sana, tetapi kita memiliki peluang yang sangat bagus untuk sampai di sana,” menyiratkan belum ada kesepakatan yang tercapai.
Ia mengatakan perundingan tersebut menandai kemajuan yang signifikan dan menegaskan kembali apa yang ia sebut sebagai hubungannya yang kuat dengan Putin.
“Kesepakatan hari ini akan membantu kita memulai kembali hubungan pragmatis,” ujar Trump.
Di akhir konferensi pers, Trump berterima kasih kepada Putin dan mengatakan ia berharap dapat berbicara dengannya lagi segera.
“Lain Kali di Moskow,” ujar Putin dalam bahasa Inggris.
“Itu menarik,” jawab Trump. "Saya akan sedikit dikritik karena hal itu. Tapi saya bisa melihat kemungkinan itu terjadi."
Putin berterima kasih kepada Trump atas apa yang disebutnya nada "ramah" dan pendekatan "berorientasi pada hasil", dengan mengatakan hal itu dapat "memulai kita di jalan menuju resolusi di Ukraina."
Ia menggambarkan perundingan tersebut sebagai "konstruktif" dan menegaskan kembali pandangannya tidak akan ada perang di Ukraina jika Trump menjadi presiden ketika konflik tersebut pecah.
Tidak ada detail kesepakatan yang diberikan, dan baik Putin maupun Trump tidak menjawab pertanyaan dari wartawan.
Baca juga: 5 Fakta yang Jarang Diketahui soal Pertemuan Putin-Trump di Alaska
(sya)
Lihat Juga :