Ketika Rusia Menyesal Menjual Murah Alaska kepada AS

Jum'at, 15 Agustus 2025 - 14:21 WIB
loading...
A A A
“Jika Rusia menguasai Alaska saat ini, situasi geopolitik dunia akan berbeda,” ujar Sergey Aksyonov, politisi Rusia yang pernah menjadi kepala wilayah Crimea.

Rakyat Rusia mulai menetap di Alaska pada tahun 1784, dan dari sana mereka mendirikan pos-pos perdagangan dan melakukan pekerjaan misionaris.

Pada tahun 1860-an, Rusia telah kalah dalam Perang Crimea dan berada dalam posisi keuangan yang sulit. Tsar Alexander II khawatir kehilangan wilayah Alaska tanpa kompensasi apa pun dan akhirnya memutuskan untuk membuat kesepakatan dengan AS, yakni menjual wilayah tersebut.

Andrei Znamenski, seorang profesor sejarah di Universitas Memphis, mengatakan kepada New York Times bahwa seruan untuk merebut kembali Alaska tidak terbatas pada kaum ekstremis Rusia.

"Ini adalah episode yang sangat menguntungkan bagi kaum nasionalis, yang ingin Rusia berekspansi dan mengeksploitasinya. Ini sesuai dengan retorika nasional: Lihat bagaimana Amerika memperlakukan kami," ujarnya.

Para pemimpin Rusia pernah mencoba meredam penyesalan kaum nasionalis penjualan Alaska kepada AS.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov pernah mengatakan kepada surat kabar Rusia: "Peringatan ini [momen penjualan Alaska] tentu saja dapat memicu beragam emosi. Namun, ini adalah kesempatan yang baik untuk menyegarkan kembali ingatan akan kontribusi Rusia dalam penjelajahan benua Amerika."

Berbicara tentang Alaska, Presiden Putin sebelumnya mengatakan, "Kita tidak perlu terlalu khawatir tentang hal ini."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Nah, Pentagon Minta...
Nah, Pentagon Minta Anggaran Rp1.426 Triliun untuk Tutupi Biaya Perang Lawan Iran
Rekomendasi
MNC Sekuritas dan BRI...
MNC Sekuritas dan BRI Manajemen Investasi Ajak Investor Raih Reward Reksa Dana Total Rp2,5 Juta
Polda Metro Singgung...
Polda Metro Singgung Ada Mantan Pejabat Berupaya Hambat Kasus Roy Suryo
2 Pembangkit Besar Jadi...
2 Pembangkit Besar Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Jawa, Dirut PLN: Satu Berhasil Pulih
Berita Terkini
Profil Abelardo De La...
Profil Abelardo De La Espriella, Pengacara Berjam Tangan Mewah yang Jadi Presiden Baru Kolombia
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
9 Kota di Mana Matahari...
9 Kota di Mana Matahari Hampir Tidak Pernah Terbenam atau Terbit saat Musim Panas
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Situs LNG Qatar, 54 Orang Terluka, 18 Hilang
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved