Terungkap, Sekutu AS Ini Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk China

Jum'at, 15 Agustus 2025 - 13:05 WIB
loading...
Terungkap, Sekutu AS...
Jepang, salah satu sekutu AS, telah menyimulasikan serangan terhadap kapal induk China. Foto/PLA-N
A A A
TOKYO - Jepang, salah satu sekutu Amerika Serikat (AS), diam-diam telah melakukan latihan militer simulasi serangan terhadap kapal induk China. Manuver itu terjadi pada Juni lalu ketika Beijing mengerahkan dua kapal induknya ke Samudra Pasifik.

China memiliki lebih dari 370 kapal tempur dan kapal selam—termasuk dua kapal induk; CNS Liaoning dan CNS Shandong—yang menjadikannya Angkatan Laut terbesar di dunia berdasarkan jumlah lambung kapal.

Pada bulan Juni, baik CNS Liaoning maupun CNS Shandong beroperasi di sisi timur Gugusan Kepulauan Pertama—garis pertahanan Amerika Serikat yang dibentuk oleh sekutu dan mitranya; Jepang, Taiwan, dan Filipina, di Pasifik Barat—selama sekitar dua minggu.

Baca Juga: Bawa Jet Tempur Siluman F-35, 3 Kapal Induk Unjuk Kekuatan di Laut Filipina Utara

Menghadapi apa yang digambarkannya sebagai "tantangan strategis terbesar", Jepang telah memperkuat pertahanan pulau-pulau barat dayanya dengan mengubah dua kapal perang menjadi kapal induk—memperoleh jet tempur siluman berbasis kapal induk, dan mengerahkan pesawat tilt-rotor.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan Balasan Iran...
Serangan Balasan Iran Diklaim Tewaskan 3 Tentara AS dan Hancurkan Sistem Rudal HIMARS
AS Bombarir Iran untuk...
AS Bombarir Iran untuk Keempat Kalinya, Teheran Sebut Kejahatan Perang
Senator AS yang Desak...
Senator AS yang Desak Israel Mengebom Nuklir Gaza Tiba-tiba Meninggal
4 Alasan Krisis Selat...
4 Alasan Krisis Selat Hormuz Tak Bisa Diselesaikan melalui Perang
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
Permintaan Minyak Global...
Permintaan Minyak Global Diramal Turun Tajam di 2026, Terburuk sejak Pandemi Covid-19
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Bertambah Jadi 4.118 Orang, 16.740 Terluka
Seret Jenderal Israel...
Seret Jenderal Israel ke Pengadilan, Spanyol Koordinasi dengan Pengadilan Kriminal Internasional
Rekomendasi
Febrie Adriansyah Dicegah...
Febrie Adriansyah Dicegah ke Luar Negeri
Messi Adu Mulut dengan...
Messi Adu Mulut dengan Wasit Portugal: Hormati Saya, Bicaralah yang Baik!
Jelang Sidang Hak Asuh...
Jelang Sidang Hak Asuh Anak, Pihak Ruben Onsu Sebut Peluang Damai dengan Sarwendah Makin Menipis
Berita Terkini
Serangan Balasan Iran...
Serangan Balasan Iran Diklaim Tewaskan 3 Tentara AS dan Hancurkan Sistem Rudal HIMARS
AS Bombarir Iran untuk...
AS Bombarir Iran untuk Keempat Kalinya, Teheran Sebut Kejahatan Perang
Senator AS yang Desak...
Senator AS yang Desak Israel Mengebom Nuklir Gaza Tiba-tiba Meninggal
4 Alasan Krisis Selat...
4 Alasan Krisis Selat Hormuz Tak Bisa Diselesaikan melalui Perang
Saling Serang dan Ancam,...
Saling Serang dan Ancam, Perang AS dan Iran Bisa Berlarut-larut selama Berbulan-bulan
Peta Politik Malaysia...
Peta Politik Malaysia Terus Berubah Warna, PM Anwar Ibrahim Kian Tersudut
Infografis
Ini Kecanggihan Drone...
Ini Kecanggihan Drone MQ-9 Reaper AS, 11 Unit Telah Ditembak Jatuh Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved