Rusia Sebut Pernyataan Pompeo Soal Navalny Tidak Dapat Diterima

Kamis, 10 September 2020 - 22:21 WIB
loading...
Rusia Sebut Pernyataan...
Kremlin menyampaikan kecaman keras atas pernyataan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Mike Pompeo mengenai Alexei Navalny. Foto/REUTERS
A A A
MOSKOW - Kremlin menyampaikan kecaman keras atas pernyataan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) , Mike Pompeo mengenai Alexei Navalny. Pompeo menyebut kemungkinan besar peracunan terhadap tokoh oposisi Rusia itu diperintahkan langsung pejabat di Moskow.

Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov mengatakan, pernyataan yang disampaikan Pompeo tersebut tidak berdasar dan tidak dapat diterima. ( Baca juga: Pompeo Duga Peracunan Navalny Diperintahkan Pejabat Rusia )

"Kami menganggap tidak dapat diterima setiap tudingan langsung atau tidak langsung bahwa pejabat Rusia terlibat dalam hal ini," ucap Peskov dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Al Arabiya pada Kamis (10/9/2020).

Sebelumya diwartakan, selain menuding pemerintah Rusia dibalik peracunan Navalny, Pompeo juga mengatakan, AS sedang mengevaluasi bagaimana merespon hal ini, termasuk kemungkinan menjatuhkan sanksi kepada Rusia.

“Kami akan memastikan bahwa kami melakukan bagian kami untuk melakukan apapun yang kami bisa untuk mengurangi risiko hal seperti ini terulang kembali. Saya pikir dunia telah matang dan mencapai pemahaman bahwa ini bukanlah cara negara normal beroperasi dan ini akan terbukti mahal bagi Rusia," ujarnya. ( Baca juga: DKI PSBB Lagi, Rupiah Bakal Anjlok Tembus Level Rp17.000 )

Navalny, seperti diketahui, saat ini dirawat di sebuah rumah sakit Berlin. Dia diterbangkan ke Jerman setelah jatuh sakit dalam penerbangan domestik Rusia bulan lalu dan Berlin mengatakan setelah menjalani pemeriksaan, diketahui bahwa Navalny diracun dengan novichok.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
Militer AS Rilis Video...
Militer AS Rilis Video Rudal-rudal Gempur 140 Target di Iran
Iran Balas Serang Pangkalan...
Iran Balas Serang Pangkalan AS di Qatar, Bahrain, dan UEA
AS Serang Iran Lagi...
AS Serang Iran Lagi untuk Ketiga Kalinya
Iran Tutup Selat Hormuz...
Iran Tutup Selat Hormuz usai Serang Kapal Tak Berizin
Permintaan Minyak Global...
Permintaan Minyak Global Diramal Turun Tajam di 2026, Terburuk sejak Pandemi Covid-19
Kebakaran Pabrik Sepatu...
Kebakaran Pabrik Sepatu di China Tewaskan Setidaknya 28 Orang
Israel Siapkan Serangan...
Israel Siapkan Serangan Besar ke Iran, Kepala Staf IDF: Bersiaplah!
Rekomendasi
5 Momen Paling Bersejarah...
5 Momen Paling Bersejarah Rivalitas Inggris vs Argentina di Piala Dunia, Ada Gol 'Tangan Tuhan'
Kronologi Temon Meninggal...
Kronologi Temon Meninggal Dunia, Anak Ungkap Riwayat Penyakit hingga Pesan Terakhir Sang Ayah
Kortas Tipidkor Sebut...
Kortas Tipidkor Sebut Bukti Kasus Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Segera Dilimpahkan ke Kejagung
Berita Terkini
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
Secara Strategis, Pakar...
Secara Strategis, Pakar Militer Ini Yakin Iran Lebih Unggul Dibandingkan AS
Mantan Emir Qatar Sheikh...
Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Wafat pada Usia 74 Tahun
Iran Bombardir Pangkalan...
Iran Bombardir Pangkalan AS di Yordania, Kuwait, Bahrain, dan Oman
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved