Pompeo Duga Peracunan Navalny Diperintahkan Pejabat Rusia

Kamis, 10 September 2020 - 17:12 WIB
loading...
Pompeo Duga Peracunan...
Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo mengatakan, kemungkinan besar peracunan tokoh oposisi Rusia, Alexei Navalny diperintahkan oleh pejabat senior Moskow. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) , Mike Pompeo mengatakan, kemungkinan besar peracunan tokoh oposisi Rusia , Alexei Navalny diperintahkan oleh pejabat senior Moskow. Rusia sendiri telah berkali-kali membantah bahwa mereka dibalik peracunan Navalny.

Navalny, yang dirawat di sebuah rumah sakit Berlin, diterbangkan ke Jerman setelah jatuh sakit dalam penerbangan domestik Rusia bulan lalu. Jerman mengatakan dia diracun dengan novichok. ( Baca juga: Racuni Navalny, Pompeo dan G-7 Sebut Rusia Anti Kritik )

"Ada kemungkinan besar bahwa (perintah) ini benar-benar datang dari pejabat senior Rusia," kata Pompeo dalam sebuah wawancara dengan program radio Ben Shapiro, seperti dilansir Al Arabiya pada Kamis (10/9/2020).

Pompeo mengatakan, AS sedang mengevaluasi bagaimana merespon hal ini, termasuk menjatuhkan sanksi kepada Rusia.

“Kami akan memastikan bahwa kami melakukan bagian kami untuk melakukan apa pun yang kami bisa untuk mengurangi risiko hal seperti ini terulang kembali. Saya pikir dunia telah matang dan mencapai pemahaman bahwa ini bukanlah cara negara normal beroperasi dan ini akan terbukti mahal bagi Rusia," ujarnya. ( Baca juga: Pendiri Zoom Masuk ke Dalam Daftar Orang Terkaya di Amerika Serikat )

Rusia sendiri telah mengatakan bahwa mereka tidak menemukan bukti bahwa Navalny diracuni setelah dia jatuh sakit selama penerbangan ke Moskow dari Siberia, tempat dia mengumpulkan pendukung oposisi menjelang pemilihan daerah bulan ini.

Sejauh ini Rusia belum membuka penyelidikan kriminal formal atas kasus tersebut, meskipun Jerman dan negara-negara Eropa lainnya menyerukan penyelidikan penuh.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Serang Iran Lagi...
AS Serang Iran Lagi untuk Ketiga Kalinya
Iran Tutup Selat Hormuz...
Iran Tutup Selat Hormuz usai Serang Kapal Tak Berizin
AI, Robot, dan Modal...
AI, Robot, dan Modal Negara: Taruhan Besar Xi Jinping untuk Masa Depan China
Ukraina Ngamuk, Serang...
Ukraina Ngamuk, Serang 21 Kapal Tanker Minyak Rusia
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Iran Ungkap Kelompok...
Iran Ungkap Kelompok Garis Keras yang Sesat Tembaki Kapal untuk Rusak Negosiasi dengan AS
Permintaan Minyak Global...
Permintaan Minyak Global Diramal Turun Tajam di 2026, Terburuk sejak Pandemi Covid-19
Horor! Siswa Pilot Terpaksa...
Horor! Siswa Pilot Terpaksa Mendarat Sendiri Usai Instrukturnya Tiba-Tiba Lompat Keluar Pesawat
Pesawat Cessna Jatuh...
Pesawat Cessna Jatuh di Hutan, 10 Orang Tewas
Rekomendasi
Jangan Lewatkan Bebas...
Jangan Lewatkan Bebas Denda Pajak Kendaraan, Gerai Samsat Hadir di PRJ
B50 Bisa Tekan Impor...
B50 Bisa Tekan Impor Solar 310 Ribu Barel per Hari, Transisi hingga September 2026
Inggris vs Norwegia:...
Inggris vs Norwegia: Cuaca Jadi Musuh Utama
Berita Terkini
Topan Bavi Terjang China,...
Topan Bavi Terjang China, Paksa Hampir 2 Juta Orang Mengungsi
Horor! Jendela Pesawat...
Horor! Jendela Pesawat Terlepas di Tengah Penerbangan, Seorang Penumpang Nyaris Tersedot Keluar
AS Serang Iran Lagi...
AS Serang Iran Lagi untuk Ketiga Kalinya
Iran Tutup Selat Hormuz...
Iran Tutup Selat Hormuz usai Serang Kapal Tak Berizin
12 Pegawai Pajak Bantu...
12 Pegawai Pajak Bantu Pengusaha Korupsi Uang Negara Senilai Rp110 Triliun, Dijuluki 'Perampokan Abad Ini'
AI, Robot, dan Modal...
AI, Robot, dan Modal Negara: Taruhan Besar Xi Jinping untuk Masa Depan China
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved