10 Negara Paling Religius di Dunia, Indonesia Masuk Peringkat Berapa?
Rabu, 13 Agustus 2025 - 16:16 WIB
loading...
A
A
A
Islam masuk ke Bangladesh pada abad ke-6 dengan kedatangan para pedagang Muslim dari Timur Tengah. Islam secara bertahap mendapatkan pijakan di seluruh wilayah, akhirnya menjadi agama dominan di Bangladesh. Bangsa Eropa juga meninggalkan jejak mereka di lanskap keagamaan Bangladesh, memperkenalkan agama Kristen ke negara tersebut pada abad ke-16. Saat ini, mayoritas penduduk Bangladesh mengidentifikasi diri sebagai Muslim, dengan minoritas kecil yang menganut agama Hindu, Buddha, dan Kristen.
Frumentius kini dihormati sebagai santo di Gereja Ortodoks Ethiopia, yang telah memainkan peran penting dalam melestarikan dan memajukan iman Kristen di negara tersebut selama berabad-abad. Islam juga memiliki sejarah panjang di Ethiopia, dengan komunitas Muslim pertama diyakini telah tiba di wilayah tersebut sejak abad ke-7. Meskipun Islam tetap menjadi agama minoritas di Ethiopia, Islam telah memberikan dampak yang signifikan terhadap budaya dan sejarah negara tersebut.
Agama Yahudi juga berakar kuat di Yaman, dengan komunitas Yahudi pertama diyakini telah tiba di wilayah tersebut sejak abad ke-3. Agama Kristen tiba di Yaman pada abad ke-6, tetapi tetap menjadi agama minoritas di negara tersebut. Namun, saat ini Yaman sebagian besar merupakan negara Muslim.
Agama Kristen dibawa ke negara ini oleh misionaris Eropa pada abad ke-19, dan sejak itu menjadi agama dominan di Malawi, dengan mayoritas penduduknya mengidentifikasi diri sebagai Kristen. Islam juga memiliki sejarah panjang di Malawi, dengan para pedagang Muslim pertama tiba di pesisir Afrika Timur sejak abad ke-15. Meskipun Islam masih menjadi agama minoritas di negara ini, Islam telah memberikan dampak yang signifikan terhadap budaya dan sejarah Malawi.
Islam tiba di Indonesia pada abad ke-13, sebagian besar berkat pengaruh para pedagang Muslim dari Timur Tengah. Islam secara bertahap mendapatkan pijakan di seluruh negeri, akhirnya menjadi agama dominan di banyak wilayah Indonesia. Bangsa Eropa juga meninggalkan jejak mereka di lanskap keagamaan Indonesia, memperkenalkan agama Kristen ke negara ini pada abad ke-16. Saat ini, Indonesia merupakan rumah bagi perpaduan tradisi spiritual yang dinamis, dengan mayoritas penduduknya mengidentifikasi diri sebagai Muslim, diikuti oleh Hindu, Buddha, dan Kristen.
4. Etiopia (Skor Agama: 99,3)
Etiopia adalah negara Afrika yang mengidentifikasi diri sebagai Kristen. Menurut tradisi Etiopia, masuknya agama Kristen ke Kekaisaran Aksum terjadi pada abad ke-4 M ketika seorang misionaris berbahasa Yunani bernama Frumentius mempertobatkan Raja Ezana. Ini menandai awal sejarah panjang agama Kristen di Etiopia, dengan agama tersebut menjadi bagian integral dari identitas budaya dan spiritual negara tersebut.Frumentius kini dihormati sebagai santo di Gereja Ortodoks Ethiopia, yang telah memainkan peran penting dalam melestarikan dan memajukan iman Kristen di negara tersebut selama berabad-abad. Islam juga memiliki sejarah panjang di Ethiopia, dengan komunitas Muslim pertama diyakini telah tiba di wilayah tersebut sejak abad ke-7. Meskipun Islam tetap menjadi agama minoritas di Ethiopia, Islam telah memberikan dampak yang signifikan terhadap budaya dan sejarah negara tersebut.
5. Yaman (Skor Keagamaan 99,1)
Yaman adalah negeri dengan sejarah spiritual yang menarik, dengan pengaruh dari Yudaisme, Kristen, dan Islam. Islam telah memainkan peran penting di Yaman sejak abad ke-7 M, ketika Nabi Muhammad mengutus menantunya untuk menjadi gubernur Yaman. Dari sana, Islam menyebar dengan cepat ke seluruh Jazirah Arab, dan Yaman menjadi pusat pembelajaran dan beasiswa yang penting bagi dunia Muslim.Agama Yahudi juga berakar kuat di Yaman, dengan komunitas Yahudi pertama diyakini telah tiba di wilayah tersebut sejak abad ke-3. Agama Kristen tiba di Yaman pada abad ke-6, tetapi tetap menjadi agama minoritas di negara tersebut. Namun, saat ini Yaman sebagian besar merupakan negara Muslim.
6. Malawi (Skor Agama 99)
Malawi adalah negeri dengan warisan spiritual yang beragam, dengan agama-agama tradisional Afrika, Kristen, dan Islam, semuanya berperan dalam membentuk budaya dan sejarah negara ini. Selama berabad-abad, Malawi telah menjadi rumah bagi perpaduan agama-agama tradisional Afrika yang semarak, dengan banyak orang yang terus-menerus mengikuti praktik-praktik ini bersama agama-agama lain.Agama Kristen dibawa ke negara ini oleh misionaris Eropa pada abad ke-19, dan sejak itu menjadi agama dominan di Malawi, dengan mayoritas penduduknya mengidentifikasi diri sebagai Kristen. Islam juga memiliki sejarah panjang di Malawi, dengan para pedagang Muslim pertama tiba di pesisir Afrika Timur sejak abad ke-15. Meskipun Islam masih menjadi agama minoritas di negara ini, Islam telah memberikan dampak yang signifikan terhadap budaya dan sejarah Malawi.
7. Indonesia (Skor Agama: 98,7)
Indonesia adalah negeri dengan sejarah spiritual yang kaya, dengan agama Hindu, Buddha, Islam, dan Kristen yang semuanya meninggalkan jejak di negara ini. Pada abad ke-1 dan ke-2 Masehi, agama Hindu dan Buddha masuk ke Indonesia melalui pelayaran para pedagang dari India dan Tiongkok. Agama-agama ini menjadi populer di kalangan elit dan menyebar ke seluruh kepulauan.Islam tiba di Indonesia pada abad ke-13, sebagian besar berkat pengaruh para pedagang Muslim dari Timur Tengah. Islam secara bertahap mendapatkan pijakan di seluruh negeri, akhirnya menjadi agama dominan di banyak wilayah Indonesia. Bangsa Eropa juga meninggalkan jejak mereka di lanskap keagamaan Indonesia, memperkenalkan agama Kristen ke negara ini pada abad ke-16. Saat ini, Indonesia merupakan rumah bagi perpaduan tradisi spiritual yang dinamis, dengan mayoritas penduduknya mengidentifikasi diri sebagai Muslim, diikuti oleh Hindu, Buddha, dan Kristen.
8. Sri Lanka (Skor Keagamaan: 98,6)
Sri Lanka memiliki sejarah agama yang panjang dan beragam. Pulau ini telah menjadi rumah bagi beragam tradisi dan praktik keagamaan selama berabad-abad, dengan pengaruh dari Hindu, Buddha, Islam, dan Kristen. Agama Buddha diperkenalkan ke Sri Lanka pada abad ke-3 SM. oleh biksu misionaris Mahinda, yang diutus oleh Kaisar India Ashoka untuk menyebarkan agama Buddha ke pulau tersebut. Tradisi Buddha berakar di Sri Lanka dan menjadi agama dominan, dengan pembangunan banyak kuil dan wihara di seluruh pulau.Lihat Juga :