Jelang Pertemuan Putin-Trump, Rusia Diduga Bersiap Tes Rudal Nuklir Skyfall yang Ditakuti

Selasa, 12 Agustus 2025 - 13:12 WIB
loading...
A A A
Burevestnik atau Skyfall merupakan senjata revolusioner, dan kekhususannya terletak pada kombinasi tenaga nuklir dan kemampuan membawa hulu ledak nuklir, yang memberinya jangkauan yang hampir tak terbatas dan kemampuan untuk menghindari sistem pertahanan anti-rudal canggih.

Presiden Putin telah menggambarkan rudal ini sebagai senjata yang “tak terkalahkan”, karena tenaga nuklirnya memungkinkannya terbang dengan jangkauan yang hampir tak terbatas. Ini berarti Burevestnik dapat terbang dalam waktu lama, mengubah arah dan lintasannya untuk menerobos sistem pertahanan lawan, sehingga sangat sulit dicegat.

Menurut laporan Pusat Intelijen Udara dan Antariksa Nasional (NASIC) Angkatan Udara Amerika Serikat, jika Burevestnik mulai beroperasi, rudal ini akan memberi Rusia "senjata unik dengan kemampuan jangkauan antarbenua."

"Namun, tujuan Burevestnik yang diluncurkan dari darat adalah untuk memberikan jangkauan antarbenua bagi rudal itu sendiri...antara 10.000–20.000 km. Ini akan memungkinkan rudal tersebut untuk ditempatkan di mana saja di Rusia dan tetap dapat mencapai target di daratan AS," demikian pernyataan Institute for Strategic Studies (IISS) dalam makalah penelitiannya.

Lebih lanjut, sebuah makalah militer Rusia mencatat bahwa rudal tersebut akan mempertahankan ketinggian nominal 50–100 meter di hampir seluruh penerbangannya. Meskipun rudal balistik antarbenua (ICBM) terbang di luar angkasa dengan lintasan yang tetap dan dapat diprediksi, sehingga mudah dicegat, rudal jelajah terbang di ketinggian rendah dan sering kali mengubah jalurnya, sehingga sulit dicegat.

Daya tarik teoretis propulsi nuklir untuk aplikasi rudal jelajah adalah ia menawarkan sumber daya daya tahan lama yang jauh melebihi mesin turbojet atau turbofan tradisional. Untuk rudal yang berbasis sistem propulsi mesin turbojet atau turbofan, jangkauannya pada dasarnya bergantung pada seberapa banyak bahan bakar yang dapat dibawanya.

Informasi tentang teknologinya sangat dirahasiakan, tetapi rudal tersebut diyakini menggunakan mesin konvensional untuk peluncuran, yang kemudian mengaktifkan reaktor nuklir kecil. Reaktor ini memanaskan udara yang masuk, menghasilkan propulsi berkelanjutan dan memberikannya jangkauan antarbenua yang secara teoretis "tak terbatas".

Sebagai perbandingan, rudal jelajah berbahan bakar cair jarak terjauh Rusia, Kh-102 (RS-AS-23 Kodiak), diklaim memiliki jangkauan maksimum 4.500 kilometer.

Namun, masih terdapat tantangan teknis yang cukup besar dalam memastikan keandalan kinerja unit propulsi nuklir tersebut, dan telah terjadi beberapa kali uji coba yang gagal di masa lalu.

Menurut Missile Defense Project dari Centre for Strategic and International Studies (CSIS), Rusia telah melakukan lebih dari selusin uji coba rudal Burevestnik, dengan hanya beberapa di antaranya yang mencapai target.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dipaksa Akui Israel...
Dipaksa Akui Israel untuk Kesepakatan Nuklir, Akankah Saudi Merapat ke China dan Pakistan?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Wow, Jepang Akan Uji...
Wow, Jepang Akan Uji Coba Penambangan Mineral Tanah Jarang 6 Km di Bawah Laut
Rekomendasi
BNI Menegaskan Kedatangan...
BNI Menegaskan Kedatangan Siswa Bukan atas Arahan Petugas
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
Mengapa Al-Quran Tidak...
Mengapa Al-Qur'an Tidak Menyebut Dajjal? Ini Penjelasan dan Hikmah di Baliknya
Berita Terkini
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
Infografis
9 Rudal Nuklir Pakistan...
9 Rudal Nuklir Pakistan yang Dapat Lenyapkan India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved