6 Dampak Pencaplokan Gaza oleh Israel, Salah Satunya Raih Kemenangan Palsu

Sabtu, 09 Agustus 2025 - 16:34 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: Panglima Militer Israel Marah Rencana Netanyahu Caplok Gaza

2. Membangun Kemenangan Palsu

Kota Gaza adalah salah satu wilayah utama terakhir di Jalur Gaza yang tidak sepenuhnya berada di bawah kendali Israel. Merebutnya akan memberi Israel kemenangan simbolis yang palsu dan strategis melawan Hamas, yang telah memanfaatkan lingkungan perkotaan yang padat untuk berkumpul kembali setelah serangan sebelumnya.

Namun, kota ini juga merupakan rumah bagi populasi sipil yang besar, yang berarti setiap serangan besar dapat menyebabkan pengungsian besar-besaran dan korban sipil.

3. Memperburuk Kondisi Kelaparan di Gaza

PBB telah memperingatkan bahwa Gaza berada di ambang kelaparan, dengan pasokan makanan yang sangat rendah dan pengiriman bantuan yang sangat dibatasi. Serangan skala besar di Kota Gaza dapat memblokir rute bantuan utama dan memperburuk kondisi warga sipil yang sudah sangat membutuhkan.

WHO mengatakan setidaknya 99 orang telah meninggal karena kekurangan gizi tahun ini.

PBB memperkirakan bahwa 600 truk bantuan dibutuhkan setiap hari, tetapi hanya sekitar 70–80 yang tiba karena keterlambatan inspeksi Israel.

Badan-badan bantuan memperingatkan bahwa pertempuran di dalam dan sekitar kota tersebut dapat menyebabkan ribuan orang lainnya kelaparan.

4. Nasib Sandera Israel Makin Tak Jelas

Serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 menewaskan 1.219 orang di Israel dan menyandera 251 orang. Saat ini, 49 orang masih berada di Gaza, 27 di antaranya diyakini Israel telah tewas. Keluarga para sandera khawatir bahwa serangan militer ke Kota Gaza akan membahayakan nyawa mereka yang masih ditawan di sana, karena beberapa mungkin berada di dalam atau di dekat zona pertempuran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
Harga Minyak Dunia Naik,...
Harga Minyak Dunia Naik, Aktivitas Pelayaran di Selat Hormuz Belum Pulih
Rekomendasi
Bidik Penguatan Basis...
Bidik Penguatan Basis Distrik, Wakil Bupati Yan Kiraklak Resmi Pimpin DPD Partai Perindo Yalimo
IHSG Sepekan Melonjak...
IHSG Sepekan Melonjak 2,82%, Kapitalisasi Pasar Bertambah Jadi Rp10.788 Triliun
Pesan AHY ke Praja IPDN:...
Pesan AHY ke Praja IPDN: Kesetiaan ASN Adalah kepada Bangsa dan Konstitusi
Berita Terkini
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
Infografis
5 Negara Asia Diam-diam...
5 Negara Asia Diam-diam Dukung Israel, Salah Satunya Mayoritas Muslim
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved