Israel Hendak Caplok Seluruh Gaza, Netanyahu Klaim Akan Menyerahkannya kepada Pasukan Arab

Jum'at, 08 Agustus 2025 - 07:32 WIB
loading...
A A A
Ratusan orang tewas dalam beberapa pekan terakhir saat menuju lokasi GHF dan dalam kekacauan di sekitar konvoi PBB, yang sebagian besar dipenuhi penjarah dan kerumunan orang yang kelaparan.

Kantor hak asasi manusia PBB, saksi mata, dan pejabat kesehatan mengatakan pasukan Israel secara teratur melepaskan tembakan ke arah kerumunan sejak Mei, ketika Israel mencabut blokade penuh selama 2,5 bulan.

Militer Israel mengatakan mereka hanya melepaskan tembakan peringatan ketika kerumunan mendekati pasukannya.

GHF mengatakan kontraktor bersenjatanya hanya menggunakan semprotan merica atau menembak ke udara pada beberapa kesempatan untuk mencegah penyerbuan yang mematikan.

Doctors Without Borders, sebuah badan amal medis yang dikenal dengan akronim Prancisnya MSF, menerbitkan laporan pedas yang mengecam sistem distribusi GHF. "Ini bukan bantuan. Ini pembunuhan yang diatur," katanya.

MSF mengelola dua pusat kesehatan yang sangat dekat dengan lokasi GHF di Gaza selatan dan menyatakan telah merawat 1.380 orang yang terluka di dekat lokasi tersebut antara 7 Juni dan 20 Juli, termasuk 28 orang yang meninggal saat tiba. Dari jumlah tersebut, setidaknya 147 orang menderita luka tembak—termasuk setidaknya 41 anak-anak.

MSF mengatakan ratusan lainnya menderita luka akibat serangan fisik akibat perebutan makanan yang kacau di lokasi tersebut, termasuk cedera kepala, sesak napas, dan beberapa pasien dengan mata yang sangat parah setelah disemprot semprotan merica dari jarak dekat.

MSF menyatakan kasus-kasus yang ditanganinya hanya sebagian kecil dari keseluruhan korban jiwa yang terkait dengan lokasi GHF; sebuah rumah sakit lapangan Palang Merah di dekatnya telah melaporkan secara independen telah menerima ribuan orang yang terluka akibat tembakan saat mereka mencari bantuan.

"Tingkat salah urus, kekacauan, dan kekerasan di lokasi distribusi GHF merupakan kelalaian yang sembrono atau jebakan maut yang dirancang dengan sengaja," demikian laporan MSF.

GHF mengatakan "tuduhan itu salah dan memalukan" dan menuduh balik MSF memperkuat kampanye disinformasi yang didalangi oleh Hamas.

AS dan Israel membantu membangun sistem GHF sebagai alternatif dari sistem pengiriman bantuan yang dikelola PBB yang telah menopang Gaza selama beberapa dekade, menuduh Hamas menyedot bantuan.

PBB membantah adanya pengalihan bantuan massal oleh Hamas. PBB menuduh GHF memaksa warga Palestina mempertaruhkan nyawa mereka untuk mendapatkan makanan dan mengatakan hal itu memajukan rencana Israel untuk pengungsian massal lebih lanjut.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Harga Minyak Dunia Naik,...
Harga Minyak Dunia Naik, Aktivitas Pelayaran di Selat Hormuz Belum Pulih
Rekomendasi
Euforia Suporter Memuncak,...
Euforia Suporter Memuncak, Meksiko Siap Rem Penjualan Alkohol
Kasus Ijazah Jokowi,...
Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo akan Ajukan Penangguhan Penahanan
Pramono Dampingi Megawati...
Pramono Dampingi Megawati Hadiri Bung Karno Festival di Taman Proklamasi
Berita Terkini
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Infografis
4 Negara Arab yang Siap...
4 Negara Arab yang Siap Bantu Qatar Balas Serangan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved