Protes Anti-Israel Meningkat, Zionis Dilaporkan Mengevakuasi Staf Kedutaan di Yunani

Kamis, 07 Agustus 2025 - 11:18 WIB
loading...
Protes Anti-Israel Meningkat,...
Protes anti-Israel meningkat di Ibu Kota Yunani, Athena, setelah terjadi tragedi kelaparan di Jalur Gaza, Palestina. Foto/Costas Baltas/Anadolu Agency
A A A
ATHENA - Rezim Zionis Israel dilaporkan telah mengevakuasi staf kedutaannya di Yunani setelah protes anti-Israel meningkat di Athena. Dalam beberapa hari ini, slogan-slogan pro-Palestina bermunculan di dinding-dinding bangunan di Athena ketika tragedi kelaparan terjadi di Gaza.

Surat kabar Israel Hayom pada hari Rabu melaporkan bahwa evakuasi tersebut terjadi sebagai respons atas demonstrasi yang menentang perang brutal Israel di Gaza. Surat kabar tersebut juga mencatat bahwa gerakan kiri Yunani berencana untuk melakukan "March to Gaza" pada 10 Agustus nanti.

Dalam sebuah pernyataan, gerakan tersebut menyatakan: "Rakyat Yunani tidak akan tinggal diam menghadapi genosida yang dilakukan oleh Israel di Gaza dengan dukungan dan keterlibatan Barat dan pemerintah Yunani."

Baca Juga: Netanyahu Perintahkan Militer Israel Duduki Total Jalur Gaza

Sebelumnya pada hari Selasa, Partai Komunis Yunani (KKE) mengecam pernyataan Duta Besar Israel untuk Athena, Noam Katz, yang telah menyatakan keprihatinannya atas slogan-slogan pro-Palestina yang tertulis di dinding-dinding di Ibu Kota Yunani.

Partai tersebut mengkritik komentar Katz mengenai "kekhawatiran keamanan" para turis Israel, dan menyebut pernyataannya "memalukan".

KKE baru-baru ini menuduh pemerintah Yunani mendukung Israel, yang mereka sebut sebagai "negara pembunuh".

Kemarahan publik dan pejabat pemerintah di berbagai negara terus meningkat atas perang genosida Israel yang terus berlanjut terhadap warga Palestina di Gaza, yang kini memasuki bulan ke-22.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Burkina Faso Putuskan...
Burkina Faso Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Prancis
Pengadilan Kriminal...
Pengadilan Kriminal Internasional Bekukan Uang Eks Presiden Filipina Duterte
Rekomendasi
BTS Bakal Gelar The...
BTS Bakal Gelar The City, London Eye hingga Sungai Thames Disulap Jadi Pusat Perayaan ARMY
Indonesia Buka Peluang...
Indonesia Buka Peluang Ekspor 10.000 Ton Beras ke Singapura
Magang Nasional 2026...
Magang Nasional 2026 Segera Dibuka, Kuota Peserta Capai 150 Ribu Orang
Berita Terkini
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
1.300 Orang Tewas Akibat...
1.300 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas di Eropa
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Pria Misterius Dijuluki...
Pria Misterius Dijuluki 'Batman' Diburu Polisi karena Ikat Para Maling Motor di Tiang Lampu
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved