Misteri Spanyol Tiba-tiba Batal Beli Jet Tempur Siluman F-35 AS dan Lirik Eurofighter
Kamis, 07 Agustus 2025 - 09:32 WIB
loading...
Spanyol tiba-tiba batalkan pembelian jet tempur siluman F-35 AS dan mencari alternatif jet tempur Eropa. Foto/US Air Force
A
A
A
MADRID - Spanyol, negara anggota NATO dan Uni Eropa, tiba-tiba membatalkan rencana pembelian jet tempur siluman F-35 Lightning II dari Amerika Serikat (AS). Pihak Madrid tidak mengungkap alasan pembatalan rencana tersebut.
Mengutip laporan surat kabar El Pais, kontrak awal untuk pembelian pesawat tempur siluman generasi kelima Amerika telah ditangguhkan tanpa batas waktu.
Pemerintah, lanjut laporan itu, akan mencari alternatif jet tempur Eropa.
"Opsi Spanyol melibatkan Eurofighter yang ada saat ini dan FCAS [Future Combat Air System] di masa mendatang," kata Kementerian Pertahanan Spanyol kepada Politico.
Baca Juga: Spanyol Tunda Rencana Pembelian F-35 dari AS, Ada Apa?
Kementerian tersebut menolak memberikan detail tambahan, tetapi laporan El Pais menyebutkan bahwa Madrid membuat keputusan itu dalam upaya untuk memprioritaskan investasi di industri Eropa.
Laporan lebih lanjut mencatat dampak yang akan terjadi di seluruh angkatan bersenjata Spanyol akibat tidak adanya jet tempur siluman tersebut, termasuk hilangnya opsi paling canggih secara teknologi sebagai jembatan menuju FCAS, yang direncanakan mulai beroperasi pada tahun 2040.
El Pais juga mencatat bahwa keputusan tersebut dapat menjadi "kerugian strategis" bagi kapal Angkatan Laut Spanyol Juan Carlos I, yang mengangkut jet Harrier yang diperkirakan akan berlabuh sekitar tahun 2030 dan hanya menyisakan helikopter yang akan dioperasikan dari kapal tersebut.
Seorang juru bicara Lockheed Martin—produsen F-35—mengatakan kepada Breaking Defense dalam sebuah pernyataan: "Penjualan militer asing adalah transaksi antarpemerintah, dan masalah ini sebaiknya ditangani oleh pemerintah AS atau Spanyol."
Keputusan Spanyol ini akan menjadi kemunduran besar bagi Lockheed Martin. Sebab, Madrid telah mengeluarkan permintaan informasi yang tidak mengikat mengenai F-35 pada tahun 2017.
Anggaran Spanyol untuk tahun 2023 mencakup alokasi awal sebesar €6,25 miliar untuk mengganti pesawat Angkatan Laut dan Angkatan Udara.
Angkatan Laut Spanyol berencana untuk menonaktifkan pesawat tempur Harrier AV8B pada tahun 2030 dan awalnya menyatakan minatnya untuk menggantinya dengan model F-35B versi Angkatan Laut, yang telah dibeli oleh Amerika Serikat dan Italia.
Angkatan Udara Spanyol juga awalnya mempertimbangkan model F-35A sebagai solusi sementara untuk menggantikan McDonnell Douglas F/A-18 Hornet sambil menunggu FCAS.
Langkah Madrid ini dapat semakin memanaskan ketegangan antara Spanyol dan Amerika Serikat, mengingat Perdana Menteri Pedro Sánchez secara vokal mengkritik target belanja pertahanan baru NATO sebesar 5 persen dari PDB, yang didorong oleh Presiden AS Donald Trump.
Mengutip laporan surat kabar El Pais, kontrak awal untuk pembelian pesawat tempur siluman generasi kelima Amerika telah ditangguhkan tanpa batas waktu.
Pemerintah, lanjut laporan itu, akan mencari alternatif jet tempur Eropa.
"Opsi Spanyol melibatkan Eurofighter yang ada saat ini dan FCAS [Future Combat Air System] di masa mendatang," kata Kementerian Pertahanan Spanyol kepada Politico.
Baca Juga: Spanyol Tunda Rencana Pembelian F-35 dari AS, Ada Apa?
Kementerian tersebut menolak memberikan detail tambahan, tetapi laporan El Pais menyebutkan bahwa Madrid membuat keputusan itu dalam upaya untuk memprioritaskan investasi di industri Eropa.
Laporan lebih lanjut mencatat dampak yang akan terjadi di seluruh angkatan bersenjata Spanyol akibat tidak adanya jet tempur siluman tersebut, termasuk hilangnya opsi paling canggih secara teknologi sebagai jembatan menuju FCAS, yang direncanakan mulai beroperasi pada tahun 2040.
El Pais juga mencatat bahwa keputusan tersebut dapat menjadi "kerugian strategis" bagi kapal Angkatan Laut Spanyol Juan Carlos I, yang mengangkut jet Harrier yang diperkirakan akan berlabuh sekitar tahun 2030 dan hanya menyisakan helikopter yang akan dioperasikan dari kapal tersebut.
Seorang juru bicara Lockheed Martin—produsen F-35—mengatakan kepada Breaking Defense dalam sebuah pernyataan: "Penjualan militer asing adalah transaksi antarpemerintah, dan masalah ini sebaiknya ditangani oleh pemerintah AS atau Spanyol."
Keputusan Spanyol ini akan menjadi kemunduran besar bagi Lockheed Martin. Sebab, Madrid telah mengeluarkan permintaan informasi yang tidak mengikat mengenai F-35 pada tahun 2017.
Anggaran Spanyol untuk tahun 2023 mencakup alokasi awal sebesar €6,25 miliar untuk mengganti pesawat Angkatan Laut dan Angkatan Udara.
Angkatan Laut Spanyol berencana untuk menonaktifkan pesawat tempur Harrier AV8B pada tahun 2030 dan awalnya menyatakan minatnya untuk menggantinya dengan model F-35B versi Angkatan Laut, yang telah dibeli oleh Amerika Serikat dan Italia.
Angkatan Udara Spanyol juga awalnya mempertimbangkan model F-35A sebagai solusi sementara untuk menggantikan McDonnell Douglas F/A-18 Hornet sambil menunggu FCAS.
Langkah Madrid ini dapat semakin memanaskan ketegangan antara Spanyol dan Amerika Serikat, mengingat Perdana Menteri Pedro Sánchez secara vokal mengkritik target belanja pertahanan baru NATO sebesar 5 persen dari PDB, yang didorong oleh Presiden AS Donald Trump.
(mas)
Lihat Juga :