Prancis, Australia, dan Selandia Baru Tegaskan Lagi Komitmen Solusi 2 Negara

Rabu, 06 Agustus 2025 - 12:29 WIB
loading...
Prancis, Australia,...
Pemandangan kehancuran di Shujaiyya, salah satu permukiman terbesar dan tertua di timur Kota Gaza, yang hampir hancur total setelah berbulan-bulan serangan Israel pada 3 Agustus 2025. Foto/Dawoud Abo Alkas/Anadolu Agency
A A A
PARIS - Presiden Prancis Emmanuel Macron pada hari Selasa (5/8/2025) menegaskan kembali komitmennya untuk menerapkan solusi dua negara guna mengakhiri konflik antara Palestina dan Israel. Hal ini menyusul perundingan dengan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese dan PM Selandia Baru Christopher Luxon.

“Bersama Australia dan Selandia Baru, kami memiliki komitmen yang sama untuk mencapai pembebasan segera semua sandera yang ditawan Hamas, pengiriman bantuan kemanusiaan secara besar-besaran dan tanpa hambatan ke Jalur Gaza, serta implementasi solusi politik yang didasarkan pada dua negara, yang hidup berdampingan secara damai dan aman,” tulis Macron di halaman X.

Mereka menegaskan kembali bahwa mereka bekerja sama untuk mencapai tujuan-tujuan ini dalam persiapan Konferensi Solusi Dua Negara, yang akan diselenggarakan di New York selama Sidang Umum PBB pada bulan September.

Macron juga menyambut baik partisipasi mereka dalam deklarasi bersama 15 negara, yang menyerukan gencatan senjata segera di Gaza, pembebasan semua sandera yang ditawan Hamas, dan dorongan internasional baru untuk solusi dua negara.

Menolak seruan internasional untuk gencatan senjata, tentara Israel telah melancarkan serangan brutal di Gaza sejak Oktober 2023, menewaskan lebih dari 61.000 warga Palestina, hampir setengahnya perempuan dan anak-anak.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Bareskrim Tangkap Kartel...
Bareskrim Tangkap Kartel Narkoba Asal Australia sebelum Terbang dengan Jet Pribadi
Menteri Israel Serukan...
Menteri Israel Serukan Penculikan dan Penyanderaan Wanita dan Pemuda Lebanon untuk Tekan Hizbullah
Sebelum Meninggal Dunia,...
Sebelum Meninggal Dunia, Putri Thailand Bajrakitiyabha Alami Gangguan Jantung Serius
Rekomendasi
Demonstrasi Ketidakpastian...
Demonstrasi Ketidakpastian Hukum dalam Penanganan Perkara dr Tifa dan Roy Suryo pada Polemik Ijazah Joko Widodo
Visa Ditolak, Thomas...
Visa Ditolak, Thomas Partey Absen Bela Ghana Lawan Panama di Piala Dunia 2026
HUT ke-6 LAFKI, Transformasi...
HUT ke-6 LAFKI, Transformasi Kesehatan Tak Boleh Hanya Terjadi di Atas Kertas
Berita Terkini
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
Tak Ingin Bernasib seperti...
Tak Ingin Bernasib seperti Ukraina, Polandia Operasikan Jet Tempur Siluman
AS Klaim Tembak Jatuh...
AS Klaim Tembak Jatuh Banyak Drone Iran
Tak Ingin Terus Jadi...
Tak Ingin Terus Jadi Target Rudal Iran, UEA Bayar Rp53 Triliun ke Teheran
Dunia Segara Akan Dengar...
Dunia Segara Akan Dengar Gema Kemenangan Iran
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Infografis
5 Badan Intelijen Terbaik...
5 Badan Intelijen Terbaik pada 2025, Nomor 2 Paling Kejam dan Kontroversial
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved