Pemukim Israel Serang Diplomat Rusia di Tepi Barat, Mobilnya Rusak

Rabu, 06 Agustus 2025 - 09:04 WIB
loading...
Pemukim Israel Serang...
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova. Foto/tass
A A A
TEPI BARAT - Satu kendaraan diplomatik Rusia diserang pekan lalu oleh pemukim Israel di Tepi Barat, yang mengakibatkan kerusakan mekanis. Kabar itu diungkap juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, pada hari Selasa (5/8/2025).

Ia menambahkan Rusia menganggap insiden tersebut sebagai pelanggaran Konvensi Wina tentang Hubungan Diplomatik.

Menurut Zakharova, insiden tersebut terjadi pada 30 Juli di dekat permukiman ilegal Israel, Giv'at Asaf, yang terletak tepat di timur Ramallah dan sekitar 20 kilometer di utara Yerusalem.

Ia mengatakan para pemukim juga meneriakkan ancaman kepada para diplomat. Juru bicara tersebut mengecam kegagalan militer Israel untuk campur tangan, dan menyebut ketidakpedulian mereka "sangat membingungkan."

"Tentara Pasukan Pertahanan Israel bahkan tidak repot-repot mencoba menghentikan tindakan agresif para penyerang," ujar dia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Iran Beberkan Alasan...
Iran Beberkan Alasan Walk Out saat Negosiasi dengan AS, Singgung Trump
Rekomendasi
Portugal Difavoritkan,...
Portugal Difavoritkan, Ronaldo Dituntut Pecah Telur
Cristiano Ronaldo dan...
Cristiano Ronaldo dan Perjuangan Melawan Waktu di Piala Dunia 2026
Ronaldo Raja Gol Portugal...
Ronaldo Raja Gol Portugal di Piala Dunia
Berita Terkini
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved