Jenderal AD Iran: Ancaman Israel Belum Berakhir, Rudal Teheran Siaga
Senin, 04 Agustus 2025 - 00:10 WIB
loading...
A
A
A
"Sebagaimana kami melanjutkan serangan hingga gencatan senjata diberlakukan terhadap musuh, kami akan dengan tegas melanjutkan langkah kami di industri pertahanan, bidang sains dan teknologi, dan semua bidang lainnya," paparnya.
"Saat ini, seluruh angkatan bersenjata dan keempat cabang Angkatan Darat bergerak lebih cepat menuju puncak sains dan teknologi dan lebih bertekad dari sebelumnya untuk meningkatkan kemampuan dan kesiapan tempur," ujarnya.
"Dengan rencana dan strategi yang telah ditetapkan, Angkatan Darat telah berada di jalur yang positif dan terus berkembang dalam meningkatkan kesiapan tempur, mobilitas, serta mengembangkan kemampuan intelijen dan operasional," imbuh dia.
Dalam pidato terakhirnya pada 29 Juli, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mengatakan bahwa perang 12 hari telah menunjukkan kekuatan dan tekad bangsa Iran serta menunjukkan kepada dunia keteguhan fondasi Republik Islam yang tak tertandingi.
“Bangsa kita, atas karunia Tuhan, tidak akan pernah meninggalkan agama atau ilmunya. Kita akan mengambil langkah besar dalam memperkuat iman kita dan memperdalam kemajuan ilmu pengetahuan kita Meskipun musuh kecewa, kita akan mampu mengangkat Iran ke puncak kemajuan dan kebanggaan,” katanya.
Dalam perang Iran-Israel selama 12 hari, Amerika Serikat ikut campur membela Israel dengan membombardir tiga situs nuklir Iran pada 22 Juni.
"Saat ini, seluruh angkatan bersenjata dan keempat cabang Angkatan Darat bergerak lebih cepat menuju puncak sains dan teknologi dan lebih bertekad dari sebelumnya untuk meningkatkan kemampuan dan kesiapan tempur," ujarnya.
"Dengan rencana dan strategi yang telah ditetapkan, Angkatan Darat telah berada di jalur yang positif dan terus berkembang dalam meningkatkan kesiapan tempur, mobilitas, serta mengembangkan kemampuan intelijen dan operasional," imbuh dia.
Dalam pidato terakhirnya pada 29 Juli, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mengatakan bahwa perang 12 hari telah menunjukkan kekuatan dan tekad bangsa Iran serta menunjukkan kepada dunia keteguhan fondasi Republik Islam yang tak tertandingi.
“Bangsa kita, atas karunia Tuhan, tidak akan pernah meninggalkan agama atau ilmunya. Kita akan mengambil langkah besar dalam memperkuat iman kita dan memperdalam kemajuan ilmu pengetahuan kita Meskipun musuh kecewa, kita akan mampu mengangkat Iran ke puncak kemajuan dan kebanggaan,” katanya.
Dalam perang Iran-Israel selama 12 hari, Amerika Serikat ikut campur membela Israel dengan membombardir tiga situs nuklir Iran pada 22 Juni.
Lihat Juga :