Sosok Didarul Islam Jadi Sorotan Media AS: Polisi NYPD yang Tewas dalam Penembakan Massal Manhattan

Minggu, 03 Agustus 2025 - 10:35 WIB
loading...
A A A
Dalam upacara pemakaman, Komisaris Polisi NYPD Jessica Tisch mengumumkan bahwa Didarul Islam telah dipromosikan secara anumerta menjadi detektif tingkat satu. Sebelum melanjutkan sambutannya, Tisch berlutut di depan istri Didarul Islam, dan keduanya berpelukan.

“Segala sesuatu baginya adalah tentang membangun sesuatu untuk keluarganya, untuk masjidnya, untuk kota yang diadopsinya, dan untuk kerabatnya di Bangladesh. Mereka semua berada dalam perawatannya, dan dia menemukan kedamaian dalam menyaksikan mereka tumbuh,” kata Tisch, seperti dikutip dari CNN, Minggu (3/8/2025).

“Masa baktinya mungkin telah berakhir, tetapi dampaknya tidak akan pernah berakhir. Jika ada anugerah yang dapat ditemukan dalam duka ini, itu adalah mengetahui bahwa cahaya yang dibawanya tidak padam. Cahaya itu terus bergerak maju, dan bersinar dalam keluarga yang telah ia bangun dengan kerja keras," paparnya.

Didarul Islam bergabung dengan NYPD sebagai agen keamanan sekolah pada tahun 2019 dan menjadi petugas dua tahun kemudian, kata Tisch.

“Dalam kata-katanya sendiri, polisi adalah selimut bagi masyarakat di sana untuk memberikan kenyamanan dan perawatan,” tambah kepala polisi tersebut.

Wakil Inspektur NYPD Muhammad Ashraf, komandan kantor polisi ke-47, mengatakan dedikasi Didarul Islam terhadap pekerjaannya merupakan perwujudan kecintaannya kepada masyarakat.

“Islam bukan sekadar polisi,” kata Ashraf. “Dia adalah putra kota ini dan negeri lain, seorang imigran yang bangga dari Bangladesh yang datang ke negara ini dengan penuh harapan dan yang memilih untuk mengabdi kepada kota ini dengan terhormat.”

Bagi Foysol Ahmed, seorang tokoh masyarakat di Parkchester, petugas yang gugur tersebut telah membawa kebanggaan bagi komunitasnya melalui pengabdian yang sederhana. Ketika salah satu dari mereka terwakili di lembaga seperti NYPD atau Departemen Pemadam Kebakaran Kota New York, katanya, hal itu patut dirayakan.

"Kami merasa bangga," ujarnya kepada CNN.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Pulau Antartika Australia...
Pulau Antartika Australia Diserang Flu Burung, Ribuan Anak Anjing Laut Mati!
Rekomendasi
Harga Minyak Dunia Sudah...
Harga Minyak Dunia Sudah Turun, PDIP Minta Pemerintah Evaluasi Harga Pertamax
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa Selama Periode Libur Sekolah 2026
UNJ Gelar Pesta Rakyat...
UNJ Gelar Pesta Rakyat 2026, Perkuat Semangat Kampus Berdampak dan Bereputasi Global
Berita Terkini
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Infografis
15 Perang yang Melibatkan...
15 Perang yang Melibatkan Tentara AS, Pernah Kalah karena 60.000 Pasukan Tewas Sia-sia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved