Rusia Jadikan Ukraina Kelinci Percobaan untuk Bom Luncur Maut UMPB-5
Minggu, 03 Agustus 2025 - 09:54 WIB
loading...
A
A
A
Model yang terakhir memiliki jangkauan yang lebih jauh daripada pendahulunya yang hanya 80 kilometer dan memiliki hulu ledak yang beratnya 2,5 kali lebih berat, sekitar 227 kg.
Bom luncur murah memainkan peran yang lebih besar dalam agresi Rusia terhadap Ukraina; rata-rata 160 bom dijatuhkan setiap hari pada Juli 2025, menurut Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky—delapan kali lebih banyak daripada musim semi 2023.
Modul utama yang digunakan adalah UMPK, atau "Modul Luncur dan Koreksi Universal", yang pertama kali terlihat pada Januari 2023. Modul ini dirancang agar sesuai dengan bom bisu dan awalnya digunakan dengan FAB-500 M-62, bom berdaya ledak tinggi kelas 480 kg, tetapi kemudian diadaptasi untuk bom dengan berbagai ukuran.
Borysenko mengatakan bahwa Moskow mulai menggunakan UMPK yang dimodifikasi dengan sayap yang lebih besar dan jangkauan setidaknya 60 mil di wilayah Sumy dan Kharkiv pada bulan Mei. Dengan pengujian lebih lanjut, jangkauan ini dapat ditingkatkan.
Rusia juga sedang mengembangkan rudal jelajah berbiaya rendah yang diluncurkan dari udara, seperti S8000 BanderoL yang baru-baru ini diluncurkan, yang dapat diluncurkan melalui pesawat yang dikendalikan dari jarak jauh.
Bom luncur murah memainkan peran yang lebih besar dalam agresi Rusia terhadap Ukraina; rata-rata 160 bom dijatuhkan setiap hari pada Juli 2025, menurut Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky—delapan kali lebih banyak daripada musim semi 2023.
Modul utama yang digunakan adalah UMPK, atau "Modul Luncur dan Koreksi Universal", yang pertama kali terlihat pada Januari 2023. Modul ini dirancang agar sesuai dengan bom bisu dan awalnya digunakan dengan FAB-500 M-62, bom berdaya ledak tinggi kelas 480 kg, tetapi kemudian diadaptasi untuk bom dengan berbagai ukuran.
Borysenko mengatakan bahwa Moskow mulai menggunakan UMPK yang dimodifikasi dengan sayap yang lebih besar dan jangkauan setidaknya 60 mil di wilayah Sumy dan Kharkiv pada bulan Mei. Dengan pengujian lebih lanjut, jangkauan ini dapat ditingkatkan.
Rusia juga sedang mengembangkan rudal jelajah berbiaya rendah yang diluncurkan dari udara, seperti S8000 BanderoL yang baru-baru ini diluncurkan, yang dapat diluncurkan melalui pesawat yang dikendalikan dari jarak jauh.
(mas)
Lihat Juga :